WBP Rutan Rangkasbitung seksama ikuti Tausyah Peringatan Isra Mi’raj

LEBAK – Seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara Klas IIB Rangkasbitung mengikuti dengan seksama kegiatan tausyah dalam rangka peringatan Isra Mi’raj 1438 H yang berlangsung di Mesjid Attaubah Rutan Rangkasbitung, Sabtu (22/04)

Selain diikuti santriwan/i Pondok Pesantren Al-Magfiroh, Tausyah juga diikuti oleh Petugas Rutan Rangkasbitung.
Dalam Sambutannya, Kepala Rutan Rangkasbitung, Sigit Budiyanto menyampaikan sejumlah pesan kepada seluruh WBP.

“Kalau saya boleh berpesan kepada seluruh hadirin utamanya seluruh WBP, bahwa itikad baik dan amal ibadah seseorang bisa datang darimana saja, termasuk di Rutan Rangkasbitung ini, Nabi Muhammad jelas-jelas mengajarkan banyak hal kepada kita semua, agar kita tidak henti-hentinya untuk berbuat baik, berbenah diri, saling mengasihi dan beribadah hanya kepada Allah SWT, tanpa harus memikirkan kita berada dimana dan dalam kondisi bagaimana, insyallah akan dicatat itikad baik tersebut dan ada balasan yang baik pula dari Allah SWT.” Ujar Sigit yang disambut tepuk riuh seluruh yang hadir.

Hal yang disampaikan Kepala Rutan senada dengan Ustad Penceramah, AA. Hidayat, S.Ag menyampaikan semangat-semangat yang harus kita pelihara, kita bangun dan kita teladani dari perjalanan nabi/ proses isra mi’raj.

“Sebelumnya selamat kepada Pemasyarakatan karena berumur 53 Tahun dan berhasil mencetak santriwan/i yang handal seperti disini (Rutan), sungguh saya tidak menyangka lantunan ayat, lantunan syair lagu islam bisa menggema sangat merdu sekali” Puji Ustad AA. Hidayat.

Ustad kondang sekabupaten Lebak ini pun memberikan banyak materi dan wejangan dalam tausyahnya “di hari dan moment baik ini, marilah kita tingkatkan sholat lima waktu, rasakan keutamaan sholat lima waktu. Selain itu mari kita jihad karena allah, dan disinilah salah satu bentuk jihad itu, dengan bersungguh-sungguh menjadi manusia yang berubah, bertobat lalu bermanfaat kedepannya untuk orang lain, ikuti pembinaan disini dengan sebaik-baiknya, terus menjadi lebih baik, niatkan semata-mata ingin mendapat ridha allah SWT, maka itu adalah jihad fiisabilillah. ” pungkasnya.(dede)