Anak-anak Korban Banjir Dapat Sentuhan Trauma Healing

koranbanten.com – Bencana banjir yang dialami warga di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, mendapat perhatian dari sejumlah kalangan, termasuk Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Banten. Lembaga ini bersama Dinas Sosial Provinsi Banten dan penggiat sosial lainnya melakukan trauma healing kepada anak-anak korban banjir di Sukarame, Labuan, Sabtu (29/7).

Trauma healing adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk membantu orang lain untuk mengurangi bahkan menghilangkan gangguan psikologis yang sedang dialami yang diakibatkan syok atau trauma. Kegiatannya dengan membangun kelompok bermain atau kegiatan bermain dan belajar. Dengan trauma healing membuat mental mereka menjadi kuat.

“Anak-anak korban bencana sering luput dari pantauan. Trauma dan beban yang mereka alami sekarang ini dapat diminimalisir,” kata Uut Lutfi, penanggung jawab trauma healing, Senin (1/8). Kegiatan itu dilakukan bersama Komunitas Relawan Banten, KSR Untirta, Kumandang Untirta, Mapalaut Untirta, Mapala Bina Bangsa, Yayasan Maulana Hasanudin Cilegon, dan lainnya.

“Sudah seharusnya kami membantu.  Apalagi anak-anak korban banjir itu merupakan calon penerus di Banten, tentunya kita harus membantu dengan memberikan dukungan baik moril maupun materil,” ujarnya.

Anak-anak yang ikut trauma healing mencapai 150 anak-anak. Melalui trauma healing ini semoga trauma banjir dapat terobati. @DF