Angka Kemiskinan Tinggi, Tatu Minta Bantuan Pemprov

KORANBANTEN.com – Berdasarkan data yang diperoleh dari BPS Kabupaten Serang jumlah rumah tangga masuk katagori miskin sebanyak 69.331. Dari 29 kecamatan penyumbang angka tersebut, Kecamatan Padarincang menjadi penyumbang terbanyak dengan 5.105 rumah tangga.

Menurut Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengaku kesulitan dalam mengatasi angka kemiskinan di wilayahnya. Karena itulah ia meminta anggaran tambahan ke Pemerintah Provinsi Banten dalam mengatasi tingginya angka kemiskinan yang mencapai 5,9 persen.

“Tapi kita ambil secara garis besar itu sekitar 20 persen dan itu memang fakta di lapangan seperti itu. Bahkan warga yang menuju miskin banyak di Kabupaten Serang dengan rumah tidak layak jadi kita hitung secara keseluruhan,” kata Tatu di Pendopo Gubernur, Selasa (11/10/2016).

Kendati demikian, Tatu pun mengaku kekurangan anggaran dalam mengatasi tingginya kemiskinan. Karena berdasarkan data, masih ada 12.700 warga masih tinggal di rumah tidak layak huni. Jika dari sisi anggaran kalau Rp20 juta, lanjut Tatu. Sudah Rp200 miliar, ” Ini kan menurut kita berat. Maka dari itu kita minta pemprov untuk bersama fokus menangani itu atau boleh juga sebagian ditangani oleh provinsi,” ungkapnya.

Bahkan Tatu mengaku untuk memberikan bantuan harus melakukan pungutan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Bahkan sampai PNS di kita diminta iuran untuk bantuan rumah tidak layak huni karena minim anggaran,” pungkasnya. @DF