Hadapi MEA, Asah Kemampuan Bahasa

Koranbanten.com– Untuk menunjang kompetensi siswa-siswi hadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), terutama dalam komunikasi SMKN 1 Cilegon meyediakan kegiatan English Club. “Jadi tidak hanya kompetensi dan keahlian saja yang ditingkatkan tapi bahasa juga,” kata Udin Tusminudin, bagian kesiswaan SMKN 1 Cilegon kepada Koran Banten di ruang kerjanya.

“Untuk memerlancar dan menambah wawasan serta salah satu persiapan anak-anak dalam menghadapi MEA,” ujarnya.

“Adanya MEA, SMK bermaksud untuk bisa menciptakan tenaga kerja yanng berkompeten dan mempunyai keahlian terutama dalam berkomunikasi, karena tenaga asing akan banyak yang berdatangan, jangan sampai di negara sendiri kita hanya nongkrong dan melihat saja,” jelas Udin.

Udin mengatakan untuk anggota Englis Club dari siswa-siswi yang bergabung. Namun untuk mengikuti kompetisi ada persyaratan yang harus dipenuhi. “Setiap tahun selalu ada lombannya baik tingkat Kota maupun tingkat Provinsi dan sekolah kita selalu mengikuti,” ujarnya.

Adelia, Ketua Osis SMKN 1 Cilegon menjelaskan English Club merupakan suatu Organisasi yang mencangkup semua komponen bahasa dan wadah untuk mengasah siswa-siswi SMKN 1 Cilegon. “Manfaat yang saya dapat di English Club banyak memberi perbuahan yang benar- benar diberi wawasan dalam penguasaan materi reading, wrieting, speaking, listening,” jelasnya

Adelia menambahkan, untuk mentor Englih Club dari alumni SMKN 1 Cilegon. Kegiatan tersebut di laksanakan setiap hari sabtu setelah KBM selesai. “Spesialis English club, disini kita lebih ke debat jadi kenapa kita memilih debat, karena menurut mentor kalau didebat itu lebih mencakup semu, mulai dari wrieting, listening, reading dan speaking,” tambahnya

SMK Negeri  1 Cilegon, saat ini di pimpin oleh Kepala Sekolah Widodo merupakan salah satu Sekolah Menengah Kejuruan Negeri  yang  ada di Kota Cilegon Provinsi  Banten. Berdiri pada tahun 1997 dan diresmikan pada tanggal 29 April 1998 di Serang Thamrin Gunardi sebagai Kepala Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan provinsi  Jawa Barat saat itu.

SMKN 1 Cilegon awalnya berada di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, saat ini sudah berada di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Cilegon setelah terbentuknya Provinsi Banten. SMK Negeri 1 Cilegon mempunyai 8 program keahlian, yakni Teknik Otomasi Industri, Teknik Pemesinan, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Elektronika Industri, Teknik Komputer Dan Jaringan, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Mekatronika, Teknik Gambar Mesin.