Hadapi Tantangan Global, SMK Negeri 1 Ciruas Siap Bersaing di Dunia Kerja

Koranbanten.com – Pelaksanaan pembangunan jalan Nasional lintasan Bayah-Simpang yang dikerjakan oleh pihak kontraktor PT. Mangkabuana Hutama Jaya kurang baik segi kualitasnya. Meskipun pekerjaannya masih berjalan, rigid-rigid cor betonisasi sudah banyak yang pada retak-retak.

Berdasarkan hasil investigasi LSM-GEMPAR dan Koran Banten di lapangan sekitar jalur Bayah-Simpang banyak ditemukan kondisinya kurang baik pada retak-retak, sedangkan proyek pembangunan jalan Nasional tersebut didanai APBN tahun 2015 senilai Rp.88.288.917.000,- dengan Nomor Kontrak KU.08.08/KTR/PJNW-II BTN/SPK-SBCBJ/27042015.01.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gempar, Buce menyayangkan kondisi tersebut tidak sesuai dengan jumlah anggaran miliyaran rupiah. “Seharusnya pembangunan tersebut dapat maksimal, karena dalam pengerjaannya asal-asalan ini harus menjadi perhatian masyarakat semua sebab yang di bangunkan itu adalah uang rakyat dari pengumpulan pajak rakyat, pembangunan jalan Nasional Bayah-Simpang tersebut dari dulu yang dinanti-natikan oleh masyarakat Lebak Selatan, kami berharap pembangunan jalan oleh pihak kontraktor berkualitas jangan asal-asalan,” tutur Buce

Sementara itu pihak pengawas pembangunan jalan Nasional Bayah-Simpang pada satuan kerja (Satker) Jalan Nasional Wilayah II Banten Kasmedi susah dihubungi oleh wartawan dan LSM.(ui/as/rj/rs)