Januari 2017 Gaji PNS Dikelola Bank Banten

KORANBANTEN.com – Pengelolaan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Provinsi Banten mulai Januari 2017 akan dialihkan dari Bank bjb ke Bank Banten.
“Target kita untuk tahap awal ini pengalihan gaji seluruh PNS Banten dari bank bjb ke Bank Banten. Kita targetkan mulai Januari 2017 gaji PNS sudah dikelola bank Banten,” kata plt Gubernur Banten Nata Irawan usai rapat kordinasi dengan bank Banten, PT BGD dan sejumlah SKPD terkait di pendopo Gubernur Banten di Serang, Senin.
Ia mengatakan, untuk memenuhi ketentuan dalam pengelolaan gaji PNS tersebut, bank Banten harus menyiapkan diri dan memenuhi persyaratan administrasi lainnya sesuai ketentuan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Lain-lainnya seperti deposito, termasuk menjadi bank kas daerah nanti menyusul, karena harus ada regulasinya berupa peraturan gubernur. Saya tidak akan tanda-tangan kalau ini belum selesai, jangan sampai sudah ditanda-tangan persoalan mengemuka,” kata Nata Irawan.
Menurut dia, dalam rapat tersebut bank Banten secara teknis menyatakan kesiapannya dalam pengelolaan gaji PNS tersebut, dengan catatan persoalan-persoalan adminisitratif sudah dipenuhi. Ada tiga hal pokok yang mengemuka dalam rapat tersebut untuk pemenuhan ketentuan bank Banten menjadi bank kas daerah diantaranya bank persepsi dan bank sehat.
“Itu hal-hal teknis administratif bisa langsung ditanyakan ke bank Banten,” kata Nata.
Sementara itu Dirut Bank Banten Heru Sukanto mengatakan, terkait pengelolaan gaji PNS tersebut bank Banten secara infrastruktur sudah siap, seperti ATM dan buku tabungan sudah disiapkan. Kalaupun ada satu dua yang komplain, pihaknya sudah siap menerima pengaduan dengan membentuk tim satgas recovery mengingat bank Banten baru berdiri beberapa bulan.
“Secara umum bank Banten siap untuk membayarkan gaji maupun transaksi keuangan secara keseluruhan di Pemprov Banten,” kata Heru.
Ia mengatakan, saat ini seluruh jumlah PNS di Banten yang sudah membuka rekening bank Banten sebanyak 4.343 orang. Hanya ada sekitar 14 orang yang belum dengan alasan dua orang yang sedang menjalani hukuman, sembilan orang yang sudah pensiun, dua orang yang sedang dinas di luar. @DF