Jasa Raharja Banten Beri Santunan Kepada Korban Kecelakaan Bus Rosalia Inda

koranbanten.com – Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan Bayeman, tepatnya di RT 1 RW 9, Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (24/6/2017) pagi. Sebuah bus Patas Eksekutif Rosalia Indah bernomor polisi AB 1505 AU jurusan Jakarta-Yogyakarta terjun bebas ke jurang di ruas tersebut.

Empat penumpang dilaporkan telah meninggal dunia. Sementara 36 orang lainnya termasuk 1 sopir dan 1 awak bus mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.

Berikut data korban meninggal dan luka-luka yang berhasil dihimpun  dari  “Sulaiman  Kepala Perwakilan   Jasa Raharja Perwakilan Tangerang cabang Banten .
1. Wawan Kusnanto (29/laki-laki) warga Sarimulyo RT 2 RW 4, Kemudo, Prambanan (robek dahi dan pendarahan di kepala).
2. Suratmi (40/perempuan) warga Jalan Tomang Baru Blok C, nomor 26, Pasar Kamis , Tangerang, Banten (fraktur tulang leher).
3. Setiyo Prihatin (36/laki-laki) warga Kampung Ledug, RT 2 RW 2, Alam Jaya, Jatiuwung, Tangerang, Banten (pendarahan telinga dan hidung, memar dada).
4. Santosa Subawa (36/laki-laki) warga Kampung Kepandean, RT 14 RW 5 Cikeusal, Serang, Banten (pendarahan otak, robek telinga kiri).

Jasa Raharja Perwakilan Tanggerang Cabang Banten, memberikan santunan kepada korban kecelakaan bus Rosalia Indah sebesar Rp 50 jt untuk korban meninggal dunia, dan 20jt untuk yg luka luka  yang terjadi Sabtu (24/6/2017) tadi pagi 03.00 WIB.

Jasa Raharja kembali menunjukan eksistensinya dan dengan sigapnya tanpa mengenal waktu dan Walaupun menghadapi cuti bersama menghadapi Hari Raya Idul Fitri,  Jasa Raharja Perwakilan Tanggerang cabang Banten telah usai melakukan santunan siang tadi,Dari 4  korban 3 org berdomisili di Provinsi  Banten dan santunannya telah dibayarkan tadi  siang 24/06, dalam kurun waktu kurang dari 24 jam santunan telah diterima oleh ahli waris korban.

“Dengan santunan ini semoga bisa meringankan beban keluarga korban dan kami jasa raharja cabang banten turut berduka dengan tragedi ini,” pungkasnya. (kiki)