Kantor UPT Pendidikan Bojongmanik di Rehab

Koranbanten.com – Kantor Unit Pengelola Teknik (UPT) Pendidikan Kecamatan Bojongmanik kondisi bangunannya sudah rusak parah, apalagi atap-atapnya yang sudah rapuh. Sehingga Kepala UPT Pendidikan beserta kepala sekolah mengadakan musyawarah tentang rehabilitasi kantor tersebut dan akhirnya pihak kepala sekolah siap mendukung dan membantu anggaran untuk pembangunan rehab kantor tersebut.

Salah seorang kepala sekolah SDN 2 Cimayang Umyati saat diminta komentarnya mengatakan, pihaknya merasa prihatin dengan kondisi kantor dinas pendidikan kecamatan Bojongmanik yang rusak. “Kami beserta dewan guru siap memberikan partisipasi yang secara gotong royong dan ini atas dasar kepedulian kami karena kami butuh kantor UPT yang nyaman agar saat ada kegiatan atau rapat kami merasa harmonis dan nyaman. Apabila kantor tersebut stabil dan kami ikhlas ridho memberikan bantuan ini yang secara gotong royong bahkan tidak ada unsur paksaan dari pihak pimpinan kami,” tandasnya.

Kantor UPT Pendidikan yang saat ini telah direhab sudah mencapai 70% dan itu semua atas dukungan dari PGRI Kecamatan Bojongmanik terkecuali guru honor atau guru bantu. Ditempat terpisah kepala UPT Pendidikan D. Haenudin, S.Pd saat ditemui diruang kerjanya mengatakan, dirinya merasa bangga kepada semua kepala sekolah yang telah peduli pada kantor ini.

“Saya berharap mudah-mudahan dengan adanya rasa gotong royong ini, bisa menjalin persatuan dan kesatuan PGRI yang ada diwilayah ini dan saya ucapkan terimakasih pada kepala sekolah yang telah membantu dari segi moral maupun moril. Kami pihak dari petugas UPT Pendidikan akan selalu menjaga dan merawatnya dengan baik semoga pembangunan rehab ini bisa berjalan dengan lancer,” jelasnya.

Kecamatan Bojongmanik memiliki 13 sekolah dasar dan semua itu selalu kuat untuk membina organisasi PGRI yang ada diwilayah ini, dan bisa menjaga nama baik Persatuan Guru Republik Indonesia yang ada di wilayah Kecamatan Bojongmanik. Pembangunan rehabilitasi kantor UPT Pendidikan Kecamatan Bojongmanik memakan anggaran sekitar kurang lebih 150 juta dan itu semua atas dasar dijalankannya program gotong royong pendidikan yang ada di Kecamatan Bojongmanik.(Niki Rohmat)