Kenas/Hardi Akui Keunggulan Wakil China di Taiwan Open 2016

TAIPEI – Satu wakil ganda putra Indonesia harus terhenti di perempatfinal Taiwan Open 2016. Pasangan Kenas Adi Haryanto/Hardianto harus mengakui keunggulan Li Junhui/Liu Yuchen (China), usai bermain rubber game dengan skor 21-19, 5-21, 13-21.

Kenas/Hardi mengandalkan permainan menyerang, hingga membuat Li/Liu kesulitan pada gim pertama. Sayangnya pada set kedua, mereka kewalahan menahan gempuran Li/Liu yang mampu membangun momentum untuk bangkit.

“Di game pertama, kami menikmati permainan dan bisa bermain pada pola kami, walaupun sempat ketat, tapi kami bisa mengatasinya. Namun pada game kedua, lawan terus menyerang. Ditambah lagi, mereka dapat lapangan yang searah angin, sehingga serangan mereka makin menyulitkan. Sementara kami ‘kalah angin’, rasanya main apa saja salah,” jelas Hardi mengutip Badmintonindonesia, Sabtu (2/7/2016).

Memasuki set penentuan, Kenas/Hardi berusaha kembali ke pola permainan awal. Namun Li/Liu sama sekali tak memberikan kesempatan hingga unggul 11-6 pada interval game ketiga. Atas hasil tersebut menjadi pelajaran bagi Kenas/Hardi untuk meningkatkan power mereka ke depannya.

“Kami ketinggalan cukup jauh di gim ketiga, jadi waktu pindah lapangan, ngejarnya terlalu susah. Ini menjadi pelajaran buat kami, kami harus latihan lebih keras lagi dan power kami mesti ditingkatkan,” pungkasnya.

sumber : okezone.com