Kesbanglinmas Cilegon : Waspadai Penetrasi Budaya Asing

KORANBANTEN.com – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Cilegon Soeparman mengatakan, maraknya keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kota Cilegon sudah cukup mengkhawatirkan.

Berbaurnya kultur negatif menjadi potensi, mengingat belum adanya lokalisasi khusus untuk TKA yang bekerja di sejumlah industri tersebut.

“Karena tidak ada lokalisasi, maka mau tidak mau mereka akan berbaur dengan lingkungan kita. Jangan sampai terjadi penetrasi budaya, karena bangsa kita adalah bangsa yang agamis,” ujarnya, Selasa (27/9/2016).

Dalam sosialisasi tentang optimalisasi pembinaan peningkatan kesadaran bela negara guna mendukung pembangunan daerah itu dipaparkan, pihaknya mencatat saat ini sedikitnya terdapat sekira 3.400 TKA yang didominasi oleh warga Korea dan Tiongkok.

“Untuk itu cinta tanah air, cinta budaya harus terus dipupuk. Penjajahan itu tidak harus dengan fisik, karena saat ini penjajahan itu sudah dilakukan dalam berbagai cara,” katanya.

Sementara itu Dandim 0623 Cilegon Letnan Kolonel Inf Aulia Dwi Nasrullah yang menjadi pemateri dalam giat tersebut mengatakan, mengajak seluruh peserta sosialisasi untuk membangkitkan jiwa bela negara guna membangun karakter bangsa dalam menangkal masuknya budaya asing.

“Kita bisa lihat saat ini bangsa asing sudah melakukan investasi besar, mengeksplorasi semua sumber daya alam kita hingga memasukkan barang-barang produk asing. Yang lebih berbahaya lagi budaya asing itu sudah merusak generasi bangsa, melalui berbagai budaya negatif seperti narkoba, judi dan seks bebas,” katanya. @DF