Menag Minta Banten Siapkan POSPENAS

KORANBANTEN.com – Menteri Agama RI Lukman Hakim Syaifuddin menyampaikan pada jajaran pejabat Kanwil kemenag Banten agar menyiapkan segala sesuatunya terkait kegiatan POSPENAS yang akan diselenggarakan pada 22 Oktober nanti di Kota Serang, Provinsi Banten.

“Banten ini kan terpilih sebagai Provinsi yang berkesempatan menyelenggarakan POSPENAS, semoga penulisan mushaf Al Quran ini bisa kita persembahkan buat Presiden RI yang Inshaa Allah hadir pada pembukaan Pospenas nanti di Banten. Dan berharap kegiatan pospenas nanti bisa berjalan aman dan lancar. Kami percaya Banten bisa mengkondisikan even tiga tahunan ini,” ujarnya melalui video teleconference pada jajaran kementerian Agama Banten di aula Kanwil Kemenag Banten, Rabu, (12/10/2016).

Lukman mengatakan kegiatan penulisan mushaf Al quran perlu dibudayakan oleh para santri dan pelajar di madrasah seluruh Indonesia. “Sebab kegiatan ini menunjang agar para santri dan pelajar kita memiliki karakter bangsa yang baik. Sehingga ke depan budaya menulis mushaf Al quran ini menjadi rutinitas setiap tahun dilakukan oleh pesantren dan madrasah di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu Kakanwil Kemenag Banten, Bazari Syam mengatakan kegiatan budaya menulis Al Quran sangat penting digalakan oleh para santri dan pelajar madrasah di Provinsi Banten. Kegiatan ini kan perdana dilaunching kemenag pusat. Untuk itu ke depan para santri dan pelajar madrasah di Banten mampu memahami Al Quran melalui penulisan mushaf Al Quran.

“Budaya menulis mushaf Al Quran merupakan upaya revolusioner. Budaya menulis ini menjadi inspirasi untuk memahami Al Quran. Dengan membiasakan menulis otomatis kita membaca, mengkaji dan kedepanya mudah menghafalnya. Sehingga nantinya Al Quran bisa dipahami secara utuh oleh para santri dan pelajar kita,” ujarnya.

Ia mengungkapan kegiatan penulisan mushaf Alquran ini dilakukan serentak di seluruh Kanwil kemenag Provinsi di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyambut hari santri nasional pada 22 Oktober nanti.

“Di Kanwil Banten, kita melibatkan 30 santri dan santriwati pada penulisan mushaf Al Quran ini. Tapi sesungguhnya sekitar 600 santri yang terlibat di wilayah Banten. cuma yang lain dilakukan di pesantren yang berada di Banten. Semoga ke depan kegiatan ini membudaya di lingkungan masyarakat kita,” harapnya. @DF