Mereka Yang Berisiko Kanker Hati

Koranbanten.com – Kanker hati adalah salah satu jenis kanker yang paling banyak ditemui di Asia. Dari sekitar 600 ribu kasus kanker hati diseluruh dunia, sekitar 400 ribu kasusnya terjadi di Asia. Dokter ahli penyakit hati, Cheah Yee Lee mengatakan, tingginya angka kanker hati di Asia sejalan dengan tingginya angka pembawa virus hepasitis B. Orang yang terinfeksi hepasitis B berisiko tinggi menderita kanker hati dikemudian hari. Penderita hepasitis B carrier berisiko 100 kali lebih tinggi menderita kanker hati dibanding mereka yang tidak terkena virus. Jum’at (18/9/2015).

Risiko kanker hati meningkat pada mereka yang memilih riwayat keluarga mengidap kanker hati. Virus hepatitis B adalah penyakit yang diturunkan dari ibu ke bayinya. Jika ibu positif hepatitis B, bayi yang baru lahir harus segera diberi vaksin agar tidak membawa virus hepatitis B.

Kanker hati lebih banyak ditemui pada pria. Cheah mengatakan, replikasi virus secara aktif umumnya terjadi pada pria. Hal ini menyebabkan peningkatan risiko kanker hati. Mereka juga lebih berisiko terkena kanker hati jika sebelumnya telah menderita sirosis hati. Sirosis hati adalah kersakan hati yang kronis karena sel-sel hati yang sehat diganti oleh jaringan parut sehingga hati tak lagi berfungsi dengan baik.

Utamanya disebabkan oleh meeka yang terkena infeksi virus hepatitis C, mereka yang terinfeksi virus hepatitis B, konsumsi alkohol berlebihan, menderita perlemakkan dihati, dan menderita penyakit hati automiun berisiko mengalami sirosis hati. Sirosis membuat liver pasien semakin memburuk dan meningkatkan risiko kanker hati.
Perjalanan menjadi kanker hati jika terinfeksi hepatitis B sebenarnya cukup panjang.

Deteksi infeksi virus hepatitis B maupun C sangat penting untuk mencegah terjadinya kerusakan hati. @Ani Susanti