Pemprov Banten Diminta Tindak Lanjuti Hasil Inovasi Teknologi

img_1224PANDEGLANG – Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, SM Hartono meminta kepada Pemerintah Provinsi Banten untuk menindaklanjuti hasil inovasi teknologi tepat guna. Mengingat kegiatan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XI Tingkat Provinsi Banten yang dilaksanakan di Alun-alun Kabupaten Pandeglang selama empat hari, yakni Selasa-Jumat (9/12/6/2015) dijadikan sebagai ajang perkenalan hasil inovasi teknologi tepat guna dari masyarakat di Provinsi Banten.

“Jadi hasil inovasi teknologi tepat guna dari masyarakat di Provinsi Banten harus ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi Banten agar penyedia teknologi bisa mengembangkan hasil produksinya sesuai tuntutan kebutuhan masyarakat,” kata Hartono, kemarin.

Menurut Hartono, menindaklanjuti hasil inovasi teknologi bisa dilakukan melalui pembinaan terhadap masyarakat, terutama penyedia teknologi tepat guna dengan cara memberikan pelatihan sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. “Karena itu, Pemerintah Provinsi Banten harus melakukan pembinaan dan pelatihan kepada masyarakat yang memiliki keterampilan dalam menggunakan teknologi tepat guna,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Hartono, guna meningkatkan pelayanan informasi dan membantu masyarakat untuk mendapatkan teknologi tepat guna yang dibutuhkan, Pemerintah Provinsi Banten diharapkan menjalin kerjasama dengan semua pihak di Provinsi Banten, baik para pengusaha maupun lembaga yang lain. “Kami menyakini dengan menjalin kerjasama hasil produksi teknologi tepat guna mampu meningkatkan nilai tambah perekonomian masyarakat, serta meningkatkan daya saing produk unggulan daerah,” ucapnya.

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Desa (BPPMD) Provinsi Banten, Khairul Amri Chan mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menampilkan dan memperkenalkan produk teknologi tepat guna yang berasal dari masyarakat, lembaga pendidikan, serta lembaga yang lain di Provinsi Banten. “Kami juga mengharapkan teknologi tepat guna yang dihasilkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat di pedesaan,” harapnya. @