Pemprov Banten Kembali Raih Indonesia’s Attractiveness Award

KORANBANTEN.com – Pemprov Banten kembali menjadi salah satu pemenang Indonesia’s Attractiveness Award, setelah pada tahun sebelumnya juga mendapatkan penghargaan yang sama.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudi Antara kepada Gubernur Banten Rano Karno, Kamis (22/9) malam di Hotel Mulia Senayan, Jakarta.

Acara ini juga dihadiri MenPAN dan Reformasi Birokrasi, Ketua DPR RI Ade Komarudin, Bambang Harymurti (CEO Tempo Media Group) dan kepala daerah lainnya yang mendapatkan penghargaan.

Indonesia Atractiveness merupakan survei yang diadakan Tempo Media Group bekerja sama dengan Frontier Consulting Group. Survei ini salah satunya mengukur level daya tarik suatu daerah. Sejumlah sektor yang mendapat penilaian adalah pariwisata, infrastruktur, investasi dan pelayanan publik.

Dalam pengumuman provinsi terbaik ini, Banten berada di posisi 7 besar dengan Indeks 77,28 dari 12 provinsi yang terbaik yang dipilih. Banten berada di bawah DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumbar, DIY, Jabar Jatim. Banten berada di atas Lampung, Sulawesi Selatan, Bali, Sumatera Utara, dan Bengkulu.

Metode survei yang digunakan adalah kontribusi PDRB daerah. Metode ini kemudian mengerucut lagi melalui empat indikator investasi, infrastruktur, pariwisata, dan pelayanan publik.

“Penghargaan ini menjadi sebuah motivasi untuk Pemprov Banten agar terus memberikan yang terbaik dalam pembangunan daerah, terutama empat sektor yang menjadi penilaian,” kata Rano Karno melalui rilis yang diterima Radar Banten Online.

Menurut Rano, ada dua hal yang akan terus didorong untuk makin meningkatkan investasi ke Banten yaitu memaksimalkan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Seiring hal itu aspek pembangunan pariwisata dan bidang kesehatan juga akan menjadi penopang.

“Semua yang dilakukan, harus bermanfaat untuk masyarakat dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Banten,” katanya.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BKPMPT) Banten Babar Suharso menjelaskan, penghargaan yang diterima ini semakin mengukuhkan Banten sebagai provinsi potensial dan memiliki daya tarik investasi yang bagus.

Menurutnya, salah satu tujuan pemberian penghargaan ini juga adalah untuk meningkatkan kesadaran kepala daerah akan investasi dan pembangunan tingkat daerah di Indonesia.

“Kemajuan dan daya saing daerah ditentukan oleh pelayanan publik, ketersediaan infrastruktur, peningkatan pariwisata dan ketertarikan investor. Dan banten memiliki itu semua,” kata Babar. @DF