Putaran Uang Di Pekan Raya Lebak 2017 Capai Rp4 Milyar

Koranbanten.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Lebak yang juga Ketua Pelaksana HUT Lebak ke 189, Dodi Irawan, resmi menutup Pekan Raya Lebak 2017 yang digelar dalam rangka HUT Lebak ke 189 yang dipusatkan kegiatannya di Plaza Lebak, Minggu (10/12).

Pekan Raya Lebak yang rutin digelar setiap tahun itu, dikemas dalam berbagai kegiatan seperti, pameran pembangunan, festival budaya Lebak, festival puisi pelajar, gelar produk unggulan, pameran produk kuliner dan wahana rekreasi keluarga modern yang berlangsung kegiatannya sejak 1 hingga 10 Desember 2017.

Kepala Dinas Kominfo Lebak, Dodi Irawan mengungkapkan, Pekan Raya Lebak yang dilaksanakan dalam rangka HUT Lebak ke 189 itu dapat menyedot puluhan ribu pengunjung dan transaksi pameran sebanyak 75 ribu transaksi pameran dengan nilai transaksi mencapai Rp4 milyar rupiah.

“Pekan Raya Lebak tahun 2017 ini gebyar dan sangat meriah,” kata Dodi Irawan kepada wartawan disela acara.

Masih kata Dodi Irawan, pihaknya berterimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya acara Pekan Raya Lebak. Berdasarkan laporan dari panitia, lanjut Dodi, meski acaranya gebyar dan ramai dikunjungi, namun tidak ada satupun insiden atau peristiwa tindakan kriminal selama Pekan Raya Lebak berlangsung.

“Kami berikan apresiasi kepada para panitia dan masyarakat yang telah berkunjung dan meramaikan acara Pekan Raya Lebak ini,” ujar Dodi

Sementara itu, penanggungjawab kegiatan Pekan Raya Lebak 2017, Deden Sunandar memaparkan, pelaksanaan Pekan Raya Lebak yang berlangsung selama sepuluh hari terhitung dari Tanggal 1 sampai dengan 10 Desember, memberi catatan yang fantastis. Pasalnya, selama kegiatan tersebut berlangsung perputaran uang di ajang  itu Pekan Raya Lebak mencapai Rp4 Milyar.

Perputaran uang tersebut, lanjut Deden, berasal dari peserta pameran, mulai dari stand UKM, mainan, kuliner dan lain lain sebagainya. Selain perputaran uang yang relatif besar, gelaran pekan raya Lebak juga mencatat jumlah kunjungan mencapai angka 72 ribu pengunjung.

“Tentunya, semua itu merupakan sebuah prestasi yang membanggakan dan tidak akan tercapai tanpa adanya kerjasama dari berbagai elemen masyarakat yang telah sama sama ikut mensukseskan. Mulai dari pemerintahan, swasta dan unsur-unsur lainnya,” ujar Deden. (Ajat)