Sebagai Mahasiswa, Anda Rela Melakukan “Copy Paste” untuk Masa Depan?

Koranbanten.com – Senang-senang boleh saja, tapi jangan lupa selesaikan skripsi! Boleh jadi, itulah kata-kata yang paling sering didengarkan mahasiswa, khususnya Anda, para mahasiswa semester akhir. Skripsi selalu menjadi topik pembicaraan hangat, mulai di kelas, kantin, atau di rumah.

Sayangnya, tak sedikit mahasiswa mengambil “jalan pintas” menghadapi etape akhir dari perjalanan panjang menuntaskan bangku kuliahnya. Mereka terjerumus menjadi plagiat, tukang “copy paste” tanpa izin. Skripsi, yang seharusnya menantang idealisme dan intelektualitas, ternyata malah menjadikannya penipu dan pendek akal.

Memang, berbagai kontroversi terkait skripsi berulang kali muncul, seperti jual beli skripsi dan ijazah palsu. Untuk menghindari hal itu, sebagai mahasiswa yang akan menempuh skripsi, ada baiknya mulai menyusun strategi matang.

Ingat, bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Pikirkan bahwa penelitian yang Anda lakukan dalam rangka skripsi dapat mengembangkan pola pikir. Bahkan, bisa menjadi hasil karya ilmiah resmi sebagai pembuktian hasil studi Anda.

Jika skripsi sudah selesai, langkah selanjutnya adalah nikmati kebahagiaan Anda sendiri. Apakah Anda rela, untuk masa depan Anda sendiri pun Anda harus “copy paste”? (anjar pambudi)