Sekolah di Silicon Valey Tidak Memberikan PR ke Siswanya

KORANBANTEN.com – Pekerjaan rumah (PR) biasanya menjadi hal yang tidak luput dari kegiatan sekolah. Namun, pemberian tugas di rumah ini tidak berlaku untuk sekolah yang ada di Silicon Valey. Mereka diketahui tidak memberikan PR untuk siswa-siswanya.

Khan Lab School menciptakan sebuah sekolah yang membuat para siswanya merasa bersemangat dan senang berada di sana. Seperti salah satu siswa, Mishal Junaid, yang mengatakan selalu bersemangat ketika berangkat ke sekolah.

“Setiap bangun pagi, saya selalu semangat untuk pergi ke sekolah. Tidak seperti sekolah saya sebelumnya, dulu saya selalu ingin tidur dan tidak mau ke sekolah,” ungkapnya, seperti dinukil dari laman Voice of America (VoA), Senin (12/12/2016).

Hal tersebut membuat orangtuanya, Junaid Qurashi, merasa heran dengan sikap yang ditunjukkan oleh anak mereka. “Saya sampai heran kok anak-anak setiap pulang sekolah selalu bahagia. Apakah mereka benar-benar mempelajari sesuatu?” imbuh Mishal.

Khan Lab School merupakan gagasan dari Salman Khan yang juga merupakan pendiri Khan Academy. Banyak video edukasi gratis yang digunakan oleh jutaan orang di dunia. Sistem yang dipakai di sekolah ini sendiri memberikan kebebasan kepada siswa untuk mempelajari apa yang mereka inginkan.

“Kami boleh memilih apa yang ingin dipelajari. Jadi bukan hanya guru memberi lembaran kerja dan menyuruh kami mengerjakan. Kami bisa membuat daftar yang ingin dicapai sendiri, dan ada jadwalnya. Kami juga mengikuti pelajaran di berbagai kelas berbeda,” ujar siswa lainnya, Holly Thompson.

Khan melanjutkan, ada banyak manfaat yang bisa diambil jika siswa ditempatkan pada satu kelas yang sama. “Manfaatnya adalah siswa yang lebih tua bisa mengemban tanggung jawab dan memberi bimbingan kepada yang lebih muda. Siswa lebih muda dapat panduan dari lebih banyak orang, yaitu guru dan siswa lain,” ujarnya.

Selain itu, siswa di sekolah tersebut juga bisa mempelajari mata pelajaran sesuai kemampuan masing-masing. Guru juga bisa memberikan banyak perhatian melalui dialog yang dilakukan langsung ketimbang memberi pelajaran di depan kelas.

Sistem pendidikan seperti ini dinilai lebih efektif diberikan kepada siswa. Terutama untuk mempersiapkan mereka menghadapi masa depan. @DF