SMKN 1 Kragilan Terima Beasiswa Dari Dua Perguruan Tinggi Luar Negeri

koranbanten.com-Belum lama ini, Untung Supriyanto Kepala Sekolah SMK 1 Negeri Kragilan melaksanakan  kunjungan selama 10 hari  ke China untuk melakukan Memorandum Of Understanding (MOU) dengan beberapa perguruan tinggi. Hal ini untuk mengupayakan program beasiswa. Hasilnya, dua perguruan tinggi akan memberikan peluang  program kuliah untuk lulusan SMK 1 Kragilan.

Perguruan tinggi tersebut adalah Nanjing Polytechnic  Institut dan Nanjing University   & Technology. Upaya ini adalah kerja sama pihak SEAMOLEC melalui  program beasiswa kuliah dalam dan luar negeri dan kerjasama kementerian pendidikan se-Asia Tenggara. Saat ini, siswa – siswi SMK Negeri I Kragilan sedang mempersiapkan calon lulusan untuk mengikuti seleksi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat di gedung putra SEAMOLEC Jakarta. Program ini juga terbuka untuk umum, khususnya  putra dan putri terbaik Banten diperbolehkan untuk bergabung

SMK Negeri I kragilan setiap tahun melakukan rekrutan industri di sekolah. Seleksi yang biasa dilaksnakan oleh PT. Indah Kiat, PT. INS, PT. Yasunaga, PT. Primaplast, PT. Graha Sumber Prima Elektrik Serpong dan PT. Infracom Jakarta, serta beberapa perusahaan lainnya.

Jika seleksi yang diselenggarakan tidak dapat menyerap seluruh lulusan karena terbatasnya kuota yang tersedia, maka lulusan selebihnya  dipersiapkan untuk ikut seleksi ke Balai Besar Latihan Kerja Industri (BBLKI) menjadi peserta latihan. “Agar ketika mereka lulus sudah memiliki kompetensi keahlian tambahan dan diharapkan nantinya dapat bersaing dipasar kerja untuk tidak hanya mengandalkan ijasah dari sekolah,” ujar Untung.

“Begitu juga bagi lulusan yang ingin bekerja keluar negeri kita fasilitasi melalui PT Mitra Muda Reksa Mandiri, dan BP3TKI  yang merupakan kemitraan akan memberikan perlindungan terhadap TKI disana,”ungkapnya.

Selain itu sekolah ini tidak hanya mempersiapkan lulusan untuk bekerja. “Kami juga mendorong dan mendukung kepada  lulusan untuk melanjutkan studi baik di dalam negeri maupun di luar negeri.karena sudah banyak lulusan  sebelumnya yang melanjutkan studi, melalui jalur beasiswa maupun jalur regular,” imbuh Untung.