Sosialisasi Survei Kepuasan Masyarakat

Koranbanten.com – Guna mengetahui tingkat kepuasan masyarakat sebagai pengguna dan penerima layanan, serta sebagai upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik. Pemkot Cilegon melalui Bagian Organisasi menggelar sosialisasi survei kepuasan masyarakat dan kompetisi inovasi pelayanan publik di lingkungan Pemkot Cilegon, Senin (2/11) di Aula Setda Pemkot Cilegon. Sosialisasi itu dilakukan dengan harapan kedepan penyelenggaraan publik di Kota Cilegon semakin baik, inovatif dan masyarakat semakin puas dengan pelayanan.

Penjabat Walikota Cilegon Suyitno dalam sambutannya mengatakan, salah satu tugas dan fungsi yang dirasa mudah namun prakteknya sulit untuk dilakukan adalah fungsi pelayanan. “Disadari atau tidak, tuntutan masyarakat atas permasalahan pelayanan menjadi barometer keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan bagi kinerja Pemkot Cilegon,” katanya.

Suyitno mengungkapkan, perlu ada upaya pembenahan yang harus dilakukan, disertai dengan inovasi dan pengawasan dalam pelayanan publik. “Dalam hal pelayanan, Pemkot Cilegon telah berhasil menunjukan prestasinya di tingkat nasional pada kompetisi inovasi pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Kemenpan RB, juga sebagai salah satu dari 5 finalis perwakilan indonesia dalam ajang United Nation Public Services Award (UNPSA),” terangnya.

Ia menambahkan, banyak potensi yang digali untuk mengembangkan inovasi dalam kebijakan-kebijakan, program dan kegiatan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat. “Yang perlu diterapkan adalah dengan menerapkan prinsip 3S yaitu, senyum, sapa dan salam, serta prinsip kerja kartu AS yaitu kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Pemkot Cilegon Didin S. Maulana mengatakan, pihaknya akan membuat Kompetisi Inovasi Pelayanan publik di tingkat Kota Cilegon pada tahun 2016 untuk menjaring inovasi-inovasi yang ada di Kota Cilegon.(adam)