Belajar Di Saung Menumbuhkan Ide-Ide Kreatif

koranbanten.com-Kegiatan belajar mengajar biasanya dilakukan di dalam ruang kelas. Namun, berbeda dengan salah satu sekolah di Kota Cilegon, SMP Al-Arah. Sekolah ini terletak di Kecamatan Citangkil, dengan memanfaatkan lokasi yang berada di atas waduk, mereka mengadakan kegiatan belajar mengajar di saung.

Belajar sambil menikmati pemandangan yang asri tentunya membuat anak merasa nyaman untuk belajar. Guru matematika SMP Al- Araf, Habibullah, mengatakan saung yang terletak di depan sekolah  Al – Araf  biasa digunakan untuk siswa dan guru ketika belajar di kelas kurang nyaman. “Guru biasanya membawa siswa ke saung supaya lebih nyaman dan materi lebih cepat dimengerti, serta anak juga bisa tumbuh ide-ide dan bisa bereksperimen di lingkungan sekitar,” terangnya saat di temui Koran Banten. Kamis, (17/03)

Saat malam hari, saung tersebut juga digunakan untuk bersantai dan berdiskusi oleh anak panti asuhan Al –Araf. Tidak hanya digunakan oleh anak-anak Al Araf saja,  saung tersebut juga biasa digunakan oleh mahasiswa yang sedang mengadakan kegiatan semacam Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). “Mereka lebih memilih untuk berkumpul disini dibandingkan di dalam ruangan,” tuturnya.

Terkadang, ada tamu yang berkunjung dan mereka lebih memilih beristirahat di saung sambil melihat pemandagan waduk dan gunung. Habibullah juga menjelaskan, awal berdiri saung belajar ini juga bersamaan dengan berdirinya SMP Al- Araf pada tahun 2003. “Untuk yayasan sendiri sudah berdiri pada tahun 1999,” ujarnya.

Pada awalnya, Al –Araf  hanya mendirikan panti asuhan. Seiring berjalan waktu dan semakin banyak anak di panti asuhan, akhirnya yayasan Al-Araf mendirikan TK, SD, SMP dan SMK. Habibullah mengatakan, dibangunnya sekolah tersebut juga bertujuan agar anak yang di panti asuhan tidak sekolah jauh-jauh, sehingga biaya lebih ringan.