Jelajah Kemasa Kesultanan Banten

koranbanten.com – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) mengadakan jelajah yang diawali ke Kraton Kaibon, Benteng Surosowan dan diakhiri Benteng Speelwijk dalam rangkaiana Hari Ulang Tahun (HUT) Purbakala yang ke-103 Minggu,(21/08). Peninggalan cagar budaya yang ada di Banten ini perlu diperhatikan, dilestarikan serta dicintai bersama oleh warga banten dan menjadi bagnet perekonomian.

BPCB yang diwakili oleh Zakaria kepala seksi (Kasi)  Perlindungan, pengembangan dan pengamanan (P3) mengatakan, memperingati HUT Purbakala pada tanggal 14 Juni di dalam pelaksanaannya Kita tidak bisa melaksanakan pada tanggal itu karena bertepatan dengan Bulan Ramadhan.

“Momen hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-71 kita laksanakan kegiatan purbakala sekaligus memperingati hari jadinya, kegiatan purbakala yang diadakan yaitu pekan cagar budaya yang isinya jelajah pertahanan peninggalan Kesultanan Banten, kita memilih ini karena dulu Kraton Surosowan itu selain pusat pemerintahan juga merupakan benteng pertahanan,” jelasnya

Tambahnya, bahwa mencintai cagar budaya ini kita akan mendapat manfaat jauh lebih besar dan ini bisa kita jadikan salah satu destinasi wisata ke depan dengan sendirinya kita bisa capai perekonomian masyarakat di sekitar akan terangkat. Kita lihat jumlah penduduk atau pengunjungnya ini cukup banyak tidak kalah dengan kunjungan-kunjungan wisata seperti Candi Borobudur  dan Perambanan.

Ketua Pelaksana Fajar menuturkan, jelajah ke pertahana Kesultana Banten ini  adalah bagian dari cagar budaya yang kita tujukan kepada para perserta, di harapkan lebih mengetahui sistem pertahana Banten pada masa dahulu, memang kita fokuskan ke sistem pertahanannya nanti ada parit,  benteng  dan sistem yang lain juga.

“Kegiatan ini diisi dengan outbound dengan ilustrasi sistem pertahanan perajurit Kesultanan Banten dan di dalam bentuk permainannya para peserta nanti diajak untuk berekspresi,” tukasnya. (Aang)