Parpol di Banten Diminta Transparan Kriteria Cagub

KORANBANTEN.com – Mahasiswa dari berbagai elemen di Kota Serang  menuntut Partai Politik (Parpol) di Banten lebih transparan terhadap kriteria calon gubernur yang diusung yakni orang-orang yang memiliki komitmen dalam pemberantasan korupsi.
“Siapapun calon yang diusung tanpa kejelasan subtansi, visi misi dan komitmen anti korupsi harus ditolak,” kata Febri Setiadi sebagai salah satu nara sumber dalam acara konsolidasi mahasiswa di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Serang, Rabu.
Pembicara lainnya, Akbaruddin yang juga mantan presiden mahasiswa IAIN Serang dan ketua IPNU Provinsi Banten, menambahkan konsolidasi  harus jadi momentum kebangkitan gerakan mahasiswa di Banten.
“Konsistensi sangat penting bagi gerakan mahasiswa, ini harus dipegang teguh. Kita jaga daerah kita agar jangan dikuasai orang yang korup,” kata Akbar
Hal senada disampaikan oleh Usep Mujani,  ketua ICMI Kabupaten Lebak, masyarakat harus diberikan edukasi untuk memilih calon yang memberikan komitmen jelas dalam pemberantasan korupsi di Banten.
Ia menambahkan, mahasiswa adalah agen yang paling mungkin melakukan kampanye pada masyarakat tentang komitmen anti korupsi masing-masing calon.
Konsolidasi organisasi ektra kampus menghasilkan beberapa kesepakatan awal, yaitu forum lintas organisasi akan rutin dilaksanakan untuk merespon isu di Banten.
Ratusan mahasiswa yang berasal dari 24 organisasi ekstra kampus mengadakan konsolidasi di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Serang Negeri pada Rabu malam (7/9) serta baru berakhir pada pukul 04.00 Kamis (8/9) dini hari.
Pertemuan yang diisi  diskusi publik dan orasi dari setiap pimpinan organisasi yang hadir bertujuan untuk memperkuat soliditas elemen mahasiswa dan merespons isu mutakhir yang berkembang di Banten.
“Pertemuan ini untuk meningkatkan soliditas antar organisasi, selain juga agar ada respons terhadap isu-isu strategis di Banten yang menjadi ciri khas IAIN sebagai kampus pergerakan di Banten”, ujar Samsul Maci, Koordinator pelaksana.
Pertemuan yang digelar malam hari tersebut diakhiri diskusi publik untuk merumuskan apa saja yang akan dilakukan oleh mahasiswa kedepannya. “Ini konsolidasi awal, hanya rumusan awal saja. Refleksi kawan-kawan atas kondisi Banten,” jelas Maci. @DF