PWI PANDEGLANG MINTA WASPADA TERHADAP OKNUM MENGAKU ANGGOTA PWI

KORANBANTEN.COM – PWI Kabupaten Pandeglang kembali mendapatkan pengaduan dari masyarakat terkait dugaan ulah oknum wartawan yang meminta sejumlah uang pada aparat desa. Peristiwa itu terjadi di Desa Muruy,  Kecamatan Menes.

Dalam keteranganya, Ketua PWI Pandeglang Muhaemin menceritakan, kalau pihaknya mendapat informasi ada oknum yang mengaku utuasan PWI Pandeglang dan meminta sejumlah uang pada beberapa desa di wilayah Kecamatan Menes. Oknum ini meminta uang dengan alasan PWI Pandeglang akan menyelenggarakan kegiatan.

“Kami tengah menelusuri informasi itu. Apakah oknum itu benar anggota PWI atau hanya mengaku-ngaku saja. Jelas ini mencoreng citra PWI dan juga profesi kami selaku wartawan,” ungkap Muhaemin pada koranbanten.com,  Selasa (13/9) siang.

Muhaemin pun menegaskan, bahwa PWI Pandeglang tidak pernah menginstruksikan siapa pun untuk meminta bantuan dana. Sebab,  jika pun itu terjadi, jelas mesti disertai surat serta keterangan resmi dari PWI sendiri yg di ketahui atas hasil rapat pengurus.

“Seperti sekarang kita akan menggelar fun bike 2 Oktober 2016 mendatang. Kita memang menyiapkan proposal, namun sifatnya kerjasama bukan meminta bantuan dana seperti itu,” ujarnya.

Ia mengimbau, kepada semua pihak untuk tidak meladeni oknum yang mengatasnamakan PWI Pandeglang. Jika pun menemukan seperti itu bisa mengkonfirmasi langsung ke PWI Pandeglang, di sekertariat PWI Pandeglang, Jl. Mayor Widagdo, depan kantor Pajak Pratama Pandeglang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk hati-hati jika menemukan kasus seperti itu, untuk memastikannya bisa mengkonfirmasi ke PWI Pandeglang,” pungkasnya.

Sementara Kades Muruy, H. Afandi membenarkan adanya oknum yang mengaku anggota PWI Pandeglang. Namun, saat itu yang memberikan uang ke oknum tersebut adalah Sekretaris Desa (Sekdes)  Muruy.

“Betul ada orang yang ngaku anggota PWI Pandeglang dan meminta sejumlah uang dengan alasan untuk kegiatan. Namun saya tidak tahu nama dan orangnya seperti apa,  karena yang menemuinya Pak Sekdes,” aku Kades Muruy ini. (Day)