Wahyudin Djahidi : Tata Kelola Kota dan Penerapan E-Goverment Jadi Prioritas

koranbanten.com – Berangkat dari motivasi ingin memberikan kontribusi dan dedikasi untuk membangun kota Serang lebih baik, dimana selama ini penataan wilayah dan lingkungan di Kota Serang masih belum tertata dengan rapih. Pengusaha muda dan sukses, Wahyudin Djahidi mantap maju pada perhelatan Pilwakot Serang 2018.

Diterangkan Wahyudin, untuk menuju kota yang baik diperlukan perencanaan dan tata kelola yang baik. “Tata kota yang baik akan membuat kota terlihat lebih indah. Bila membangun sebuah kota tanpa adanya penataan yang baik dan benar bisa membawa dampak yang negatif bagi masyarakat terutama dalam hal keindahan,” ujar Pria yang akrab disapa Wahyu ini saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (05/06).

Selama ini, dikatakan Wahyu, kita melihat kota serang sebagai wajahnya provinsi banten belum memiliki penataan tata kota yang baik dan pemerataan pembangunan di masing-masing kecamatan. “Selama ini pembangunan hanya terpusat di Kecamatan Serang saja, sementara Kecamatan Kasemen, Cipocok Jaya, Walantaka, Curug, tidak pernah tersentuh,” jelasnya kepada koranbanten.com.

Dijelaskan Wahyu, tolak ukur majunya suatu daerah itu adalah penataan tata kota yang baik dan pembangunan yang merata.

Selain tata kelola yang baik, Wahyu juga menerangkan kepada koranbanten.com, jika dirinya dipercaya memimpin Kota Serang, akan menerapkan ¬sistem pemerintahan berbasis elektronik atau ¬E-Government. Hal itu ¬dilakukan demi memudahkan akses informasi bagi publik.

Menurutnya, penerapan aplikasi tersebut akan membuka informasi pelayanan pemerintah yang dapat diakses oleh masyarakat luas melalui jaringan internet.

“Program aplikasi e-Government yang nantinya diterapkan akan meliputi program e-planning (perencanaan), e-budgeting (penganggaran), dan pengurusan perizinan terpadu berbasis elektronik,” terangnya.

Wahyu, melihat, dengan penerapan e-Government juga akan memantau dana efektif dan efisien. Serta akan mempercepat pelayanan perizinan. ”Nantinya masyarakat tidak harus datang berurusan ke dinas perizinan, karena lewat sistem ini, masyarakat dapat memantau urusan perizinan dari rumah dengan sekali klik, selain itu ketika ada yang mau berinvestasi di Kota Serang, orang sudah tahu mana tata letak kawasan industri, pusat perbelanjaan dan kawasan lainnya,” pungkas wahyu mengakhiri. (Kie)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *