221 Warga Lebak Daftar Panwascam

KORANBANTEN.COM-Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kabupaten Lebak menyatakan rekrutmen pengawas pemilu kecamatan (Panwascam) yang digelar mulai
21 – 27 September 2022. Hingga hari ini (kemarin-red) yang sudah mendaftar sebanyak 221 orang terdiri dari 201 pendaftar laki-laki dan 20 orang pendaftar perempuan. Sehingga, keterwakilan perempuan dalam dalam rekrutmen Panwascam ini belum terpenuhi.

Ketua Bawaslu Lebak, Odong Hudori mengatakan, pihaknya mendorong adanya keterwakilan perempuan di setiap kecamatan se-Kabupaten Lebak dalam rekrutmen Panwascam yang bertugas dalam tahapan Pemilu 2024 nanti.

Read More

“Saya harap, besok (hari ini-red) dihari terakhir pendaftaran panwascam, di setiap kecamatan ada keterwakilan perempuan yang melamar, walaupun tidak bisa terpenuhi 30 persen se Kabupaten Lebak,” kata Odong, kepada Koran Banten, di ruang kerjanya, Senin (26/09/2022).

Lanjut Odong, pendaftaran Panwascam berakhir besok tanggal 27 September, dan diwaktu akhir pendaftaran terebut akan diperpanjang, yang awalnya hanya sampai pukul 17.00 WIB. Namun, karena ada kebijakan dari Bawaslu RI diperpanjang hingga pukul 23.59 WIB.

“Iya waktu pendaftaran hari terakhir kita perpanjang waktunya hingga malam pukul 23.59 WIB dengan maksud memberi kesempatan bagi pendaftar yang lokasinya jauh,” ujar Odong.

Sementara itu, Deni Wahyudin, anggota Bawaslu Lebak yang juga Ketua Pokja Rekrutmen Panwaslu Kecamatan menambahkan, jika dihari terakhir pendaftaran Panwascam belum memenuhi 30 persen keterwakilan perempuan. Maka pihaknya akan membuka perpanjangan pendaftaran Panwascam yang jadwalnya dari tanggal 2 – 8 Oktober 2022.

“Keterwakilan perempuan minimal 30 persen ini telah diatur dalam amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 dan Peraturan Bawaslu Nomor 8 Tahun 2019,” paparnya.

Deni mengatakan, jika dalam waktu perpanjangan tidak juga terpenuhi 30 persen keterwakilan perempuan, maka pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Bawaslu RI.

“Kami harap dalam waktu perpanjangan pendaftaran, bisa dimanfaatkan oleh pendaftar perempuan, agar 30 persen keterwakilan perempuan bisa terpenuhi,” ucap Deni.(aswapi)

Related posts