KORANBANTEN.COM-Kecelakaan laut terjadi di objek wisata Pantai Goa Langir, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak.
Seorang wisatawan dilaporkan hilang Sabtu(17/01) pagi setelah terseret ombak saat berenang di pantai tersebut.
Korban diketahui bernama Salman Abdul Latif (19), wisatawan asal Jakarta. Ia terseret arus laut yang kuat ketika berenang bersama rekannya di Pantai Goa Langir yang memang dikenal memiliki karakter ombak berbahaya.
Ketua Badan Koordinasi Wisata (Balawista) Lebak, AM Erwin Komarasukma, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, dua orang sempat terseret ombak, tetapi hanya satu yang berhasil diselamatkan.
“Laka laut di Pantai Goa Langir, dua orang terseret ombak. Satu orang berhasil diselamatkan, sementara satu orang atas nama Salman terseret arus ke tengah dan tidak terselamatkan,” kata Erwin di Sawarna, Ahad(18/01/2026)
Erwin menjelaskan, Salman terseret ombak saat berenang bersama rekannya yang bernama Abdul Latif (19). Rekan korban berhasil diselamatkan oleh petugas dan warga sekitar pantai.
Menurut Erwin, korban sebenarnya bisa berenang. Namun, kondisi arus laut saat kejadian sangat kuat dan berbahaya.
“Korban bisa renang, cuma arusnya memang deras dan berbahaya,” ujarnya.
Ia menambahkan, Balawista Lebak saat ini tengah berkoordinasi dengan berbagai stakeholder terkait untuk melakukan upaya pencarian korban yang hilang.
“Kami berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk melakukan pencarian korban melalui penyisiran tepi pantai maupun jalur laut,” kata Erwin.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban bersama lima orang temannya tiba di Pantai Goa Langir pada Jumat, 16 Januari 2026 sekitar pukul 19.00 WIB dan bermalam di tenda yang mereka dirikan di sekitar pantai.
Keesokan harinya, sekitar pukul 05.30 WIB, korban bersama rekannya berenang di laut. “Pagi hari korban bersama temannya berenang di pantai yang memang arusnya cukup deras. Tidak lama berselang, keduanya terbawa arus,” ucap Erwin.
Hingga kini pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan, dengan menyisiri pesisir sekitar pantai Goa Langir. Erwin juga mengimbau para wisatawan agar selalu waspada dan mematuhi arahan petugas pantai demi keselamatan bersama.
“Kami mengimbau para pengunjung untuk selalu berhati-hati, tidak berenang saat ombak besar atau di arus deras yang sudah dipasang rambu, bendera, dan papan peringatan. Jika perlu pendampingan pengawasan, silakan konfirmasi kepada petugas yang berjaga,” ucapnya.
Deni Ismayadi, seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut mengaku cukup ayok melihat korban laka laut terseret ombak ke tengah laut. Saat ini korban belum ditemukan dan sedang dilakukan pencarian.
Sampai berita ini dibuat, belum ada tanda tanda korban berhasil ditemukan tim penyelamat(Fahd Khalid).





