Penguatan Pengamanan Jadi Fondasi Keamanan dan Integritas di Lapas Cilegon

KORANBANTEN.COM – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, menyelenggarakan kegiatan Penguatan Pengamanan yang bertempat di Aula Lapas Cilegon dan diikuti oleh seluruh pegawai, sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pengamanan serta memperkuat integritas dan profesionalisme aparatur pemasyarakatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Lapas Cilegon dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan penguatan pengamanan ini dilaksanakan dalam suasana penuh keseriusan namun tetap dilandasi semangat kebersamaan. Seluruh pegawai, baik struktural maupun staf, hadir dan mengikuti kegiatan dengan antusias sebagai wujud kepedulian serta tanggung jawab bersama terhadap keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Pengamanan dipahami tidak hanya sebagai aspek teknis, tetapi juga sebagai pondasi utama keberhasilan pelaksanaan tugas pembinaan warga binaan.

Bacaan Lainnya

Melalui kegiatan ini, seluruh pegawai diajak untuk kembali memahami dan merefleksikan peran serta fungsi masing-masing dalam sistem pengamanan lapas. Penekanan diberikan pada pentingnya kewaspadaan, kedisiplinan, kepatuhan terhadap prosedur, serta kemampuan mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun kesamaan persepsi agar seluruh pegawai memiliki pola pikir dan langkah yang sejalan dalam menjaga stabilitas keamanan lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, dalam arahannya menyampaikan bahwa pengamanan merupakan tanggung jawab kolektif yang tidak dapat dibebankan hanya kepada petugas tertentu. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan sangat bergantung pada integritas, kepekaan, dan sinergi seluruh pegawai.

“Pengamanan bukan hanya soal penjagaan, tetapi tentang komitmen, kejujuran, dan kepedulian. Setiap pegawai, apa pun jabatannya, memiliki peran penting dalam menjaga keamanan serta marwah institusi pemasyarakatan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kalapas juga mengingatkan seluruh jajaran agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme dan menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat merusak kepercayaan publik. Menurutnya, lapas yang aman adalah lapas yang dikelola oleh sumber daya manusia yang berintegritas dan memiliki kesadaran penuh akan tanggung jawabnya.

Kegiatan penguatan pengamanan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pegawai dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan, sekaligus memperkuat koordinasi dan komunikasi antarpersonel. Dengan pengamanan yang solid, Lapas Cilegon dapat terus menjalankan fungsi pembinaan secara optimal, menciptakan suasana yang aman, tertib, dan manusiawi bagi warga binaan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Cilegon menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan, khususnya dalam aspek pengamanan, demi mewujudkan lapas yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.(Red).

Pos terkait