Wakil Bupati (Wabup) Serang Muhammad Najib Hamas mengungkapkan bahwa dengan akan dilaksanakannya TNI Manunggal Masuk Desa atau TMMD ke-127 Tahun 2026 merupakan momentum untuk menguatkan kewaspadaan dan ketahanan nasional dibangun dari ketahanan pangan.
Hal ini disampaikan Najib Hamas usai menghadiri Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TMMD ke-127 Tahun 2026 melalui Video Conference di Markas Kodim 0602/Serang pada Kamis, 29 Januari 2026.
Turut hadir Danrem 064/MY Serang Brigjen TNI Daru Cahyadi Suprapto, Dandim 0602/Serang Kolonel Armed Oke Kristiyanto.
“Saya hadir mewakili Ibu Bupati Serang untuk mengikuti Rakornis TMMD yang ke-127, dan Kabupaten Serang lokasinya akan dilaksanakan di Desa Sukamenak, Kecamatan Cikeusal,” kata Najib Hamas
Dikatakan Najib Hamas, beberapa program yang akan dilaksanakan pada Program TMMD yang pertama adalah pembangunan fisik yakni jalan, Tembok Penahan Tanah atau TPT dan jembatan. Kedua akan menguatkan versi non fisik yang pertama memberikan pembinaan kepada masyarakat tentang bela negara, dan kewaspadaan nasional.
“Yang kedua adalah peningkatan ekonomi. Jadi ada penguatan terkait UMKM,” terangnya.
Kemudian yang ketiga pembinaan kerohanian, sebut Najib Hamas, pembinaan kerohanian juga menjadi bagian sesuai saran dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila atau BPIP.
“TNI Manunggal Masuk Desa bersama masyarakat ini adalah momentum untuk menguatkan kewaspadaan ketahanan nasional, dibangun dari ketahanan pangan, ketahanan fisik, dan juga terkait kesadaran nasional,” jelasnya.
Komandan Kodim (Dandim) 0602/Serang Kolonel Armed Oke Kristiyanto mengatakan, kegiatan TMMD ke-127 Tahun 2026 rencana akan dimulai pada 10 Februari sampai 11 Maret 2026. Untuk agenda kali ini selain pembangunan fisik otomatis membuka dengan membangun jalan, juga ada program tambahan berupa pembangunan rumah.
“Termasuk rumah yang kemarin ada bencana kebakaran itu kita akan bangun. Kemudian ada juga sedikit rehab tamhana untuk mushola dan lain-lainnya. Tapi yang terpenting kemanunggalan TNI dan rakyat, yakni bagaimana kita sama-sama. Nanti dari sini ada berbagai giat, misalnya dari beberapa OPD ini untuk bergabung disana, waktunya bersama sama,” ujarnya.
Kolonel Armed Oke Kristiyanto mencontohkan, ketika ketahanan pangan ada program panen bersama atau ada penanaman untuk dilakukan bersama-sama. Ataupun nanti, akan ada kegiatan-kegiatan seperti penyuluhan terutama tentang pancasila agar ada peningkatan pengetahuan untuk masyarakat yang ada di Cikeusal.
“Sehingga yang kita inginkan adalah kemanunggalannya dan ketahanan yang kuat di masyarakat, itulah intinya TMMD,” terangnya.(*)





