KORANBANTEN.COM-Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Banten melaksanakan kegiatan Entry Meeting Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2025 bersama tim pemeriksa dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia di Gedung Pengabdian Kanwil Ditjenpas Banten, Rabu (04/03). Kegiatan ini diikuti oleh para Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Banten serta pejabat yang menangani pengelolaan keuangan.
Entry meeting merupakan tahap awal dalam proses pemeriksaan laporan keuangan yang bertujuan menyamakan persepsi antara tim pemeriksa dengan entitas yang diperiksa, sekaligus memastikan kesiapan data dan dokumen yang dibutuhkan selama proses audit berlangsung.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Banten, Muhammad Ali Syeh Banna dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel di lingkungan pemasyarakatan.
Menurutnya, pemeriksaan dari BPK merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan pengelolaan anggaran negara dilakukan secara profesional dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Entry meeting ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam proses pemeriksaan laporan keuangan. Kami di jajaran Kanwil Ditjenpas Banten siap mendukung penuh pelaksanaan pemeriksaan ini dengan menyediakan data serta informasi yang dibutuhkan secara terbuka, transparan, dan akuntabel,” ujar Ali Syeh Banna.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran satuan kerja pemasyarakatan di Banten agar menjadikan pemeriksaan ini sebagai sarana evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara.
Sementara itu, Pengendali Teknis dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, Dadan Fardani menjelaskan bahwa entry meeting merupakan tahapan awal untuk memberikan gambaran umum terkait ruang lingkup pemeriksaan serta mekanisme koordinasi selama proses audit berlangsung.
Ia menegaskan bahwa kerja sama yang baik antara tim pemeriksa dengan satuan kerja akan sangat membantu kelancaran proses pemeriksaan.
“Kami berharap seluruh satuan kerja dapat mendukung proses pemeriksaan ini dengan menyiapkan dokumen yang diperlukan secara lengkap dan tepat waktu. Tujuannya tentu agar proses audit berjalan efektif dan menghasilkan laporan keuangan yang berkualitas,” ungkap Dadan Fardani.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Banten menegaskan komitmennya dalam mendukung pengelolaan keuangan negara yang transparan, akuntabel, serta sejalan dengan prinsip good governance guna mewujudkan kinerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang semakin prima.(Red).





