Momentum Idul Fitri, Kakanwil Ditjenpas Banten Serahkan Remisi Khusus di Lapas Serang

KORANBANTEN.COM-Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, Muhammad Ali Syeh Banna, melaksanakan kunjungan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang yang berlangsung khidmat dan penuh makna.

Didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Riko Stiven, Kakanwil mengikuti pelaksanaan Shalat Idul Fitri berjamaah bersama jajaran petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapangan Lapas. Suasana kebersamaan dan kekhusyukan terasa kuat, mencerminkan semangat Idul Fitri sebagai momentum kembali kepada fitrah.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya, sebelum pelaksanaan pemberian remisi, Kakanwil membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menekankan pentingnya pembinaan sebagai sarana perbaikan diri serta harapan agar warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan produktif.

Usai pembacaan sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri kepada WBP yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Remisi tersebut merupakan bentuk penghargaan negara atas perilaku baik serta keberhasilan warga binaan dalam mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Ali Syeh Banna menyampaikan bahwa pemberian remisi diharapkan dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus menunjukkan perubahan positif selama menjalani masa pembinaan.

Selain itu, Kakanwil juga meninjau langsung layanan kunjungan keluarga bagi WBP di Lapas Serang. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan berjalan dengan tertib, aman, dan humanis, khususnya dalam momentum Idul Fitri yang menjadi waktu penting bagi warga binaan untuk bersilaturahmi dengan keluarga.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian parcel kepada WBP di blok hunian sebagai bentuk kepedulian dan upaya menghadirkan kebahagiaan di hari raya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian dan semangat perubahan dapat terus tumbuh di lingkungan pemasyarakatan, sejalan dengan tujuan sistem pemasyarakatan dalam membina dan mengembalikan warga binaan menjadi anggota masyarakat yang produktif.(RED).

Pos terkait