Pilar Saga Ichsan: Majelis Dzikir Jadi Ikhtiar Wujudkan Tangsel Aman dan Damai

TANGERANG SELATAN — Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, berharap majelis dzikir dan kegiatan keagamaan terus tumbuh sebagai bagian dari upaya memperkuat ketenangan batin, kerukunan, serta kedamaian di tengah masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan Pilar saat menghadiri Dzikir Akbar pembacaan Hizib Bahar di Pondok Pesantren Al Qur’aniyah, Jalan Panti Asuhan No. 6, Jurangmangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Minggu (11/10/2026).

Bacaan Lainnya

Kehadiran Pilar didampingi Sekretaris Umum MUI Kota Tangerang Selatan KH. Dr. Abdul Rojak, MA, Camat Pondok Aren H. Hendra, serta sejumlah pengurus PCNU Kota Tangerang Selatan.

Dalam sambutannya, Pilar menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Ponpes Al Qur’aniyah, KH. Sobron Zayyan, yang telah mengundangnya untuk mengikuti kegiatan keagamaan tersebut.

“Terima kasih Pak Kyai Sobron yang telah mengundang saya ke acara ini. Semoga majelis dzikir ini terus berjalan, sehingga bisa membantu Kota Tangsel semakin aman dan damai,” ujar Pilar.

Menurutnya, keberadaan majelis dzikir dan pengajian memiliki arti penting dalam kehidupan bermasyarakat. Selain menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan menjaga keharmonisan sosial.

Pilar mengaku bersyukur karena Kota Tangerang Selatan memiliki banyak kegiatan keagamaan, termasuk yang rutin diselenggarakan di Ponpes Al Qur’aniyah.

“Dengan banyak berdzikir, maka hati kita akan tenang, sehingga kehidupan kita pun akan selalu damai dan sejahtera dalam mengarungi kehidupan,” tuturnya.

Berharap Lahirkan Qari Berprestasi Internasional

Selain menekankan pentingnya kehidupan spiritual, Pilar juga berharap Ponpes Al Qur’aniyah terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Al-Qur’an, khususnya melalui lahirnya qari dan qariah yang memiliki kemampuan serta prestasi hingga tingkat internasional.

“Semoga dari Ponpes ini akan terus melahirkan qari-qariah berkualitas dan berprestasi hingga tingkat internasional, bukan hanya nasional saja,” imbuhnya.

Harapan tersebut menjadi dorongan agar lembaga pendidikan Islam tidak hanya berperan dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda, tetapi juga mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul dalam bidang keagamaan.

Sebelumnya, kegiatan Dzikir Akbar diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh sejumlah qari internasional, dilanjutkan pembacaan sholawat Nabi oleh para santri.

Acara kemudian diisi tausiyah agama oleh KH. Dr. Sobron Zayyan, SQ., MA, yang mengulas pentingnya menjaga hati dari prasangka buruk dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah.

Melalui kegiatan tersebut, majelis dzikir diharapkan terus menjadi ruang untuk memperkuat keimanan, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat menjaga kedamaian di Kota Tangerang Selatan.

Pos terkait