KOTA TANGERANG – Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2026, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang tidak sekadar menggelar kegiatan seremonial. Melalui serangkaian agenda kesehatan dan sosial, rumah sakit milik Pemerintah Kota Tangerang ini berupaya memperkuat kepedulian kemanusiaan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Rangkaian peringatan HKN 2026 diawali dengan kegiatan donor darah yang dilaksanakan pada Selasa (3/11/2026). Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan melibatkan pegawai RSUD Kota Tangerang serta masyarakat umum.
Aksi donor darah ini menjadi salah satu bentuk kepedulian nyata terhadap sesama, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang menjalani perawatan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Ketersediaan darah merupakan bagian penting dalam sistem pelayanan kesehatan. Tidak sedikit pasien yang membutuhkan transfusi darah akibat kondisi medis tertentu, kecelakaan, tindakan operasi, maupun proses persalinan. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah memiliki arti penting bagi keberlangsungan pelayanan kemanusiaan.
Direktur RSUD Kota Tangerang, dr. Yusuf Alfian Geovanny, M.K.M., mengatakan bahwa peringatan HKN harus menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa kesehatan merupakan kebutuhan sekaligus tanggung jawab bersama.
Menurutnya, rumah sakit tidak hanya memiliki peran dalam memberikan pelayanan pengobatan kepada pasien, tetapi juga perlu hadir melalui kegiatan promotif, preventif, dan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Momentum Hari Kesehatan Nasional ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa membangun masyarakat yang sehat tidak bisa hanya mengandalkan fasilitas pelayanan kesehatan. Dibutuhkan kesadaran, kepedulian, serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan donor darah merupakan salah satu bentuk sederhana dari kepedulian sosial yang memiliki dampak besar bagi orang lain. Darah yang disumbangkan dapat menjadi harapan bagi pasien yang sedang membutuhkan transfusi.
“Kami ingin mengajak seluruh pegawai RSUD Kota Tangerang maupun masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari budaya kepedulian. Apa yang mungkin terlihat sederhana bagi pendonor, bisa menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi pasien dan keluarganya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan partisipasi donor darah pada momentum HKN, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk melakukan donor darah secara sukarela dan berkala sesuai dengan persyaratan kesehatan.
“Semangat kemanusiaan harus terus kita rawat. Kesehatan bukan hanya tentang diri kita sendiri, tetapi juga bagaimana kita dapat memberikan manfaat dan membantu orang lain. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menumbuhkan semangat saling peduli di tengah masyarakat,” tambahnya.
Perkuat Edukasi dan Pelayanan Kesehatan Preventif
Setelah kegiatan donor darah, RSUD Kota Tangerang telah menyiapkan sejumlah agenda lanjutan yang menyentuh aspek kesehatan masyarakat secara lebih luas.
Pada Kamis (12/11/2026), kegiatan akan diawali dengan senam sehat bersama mulai pukul 07.00 WIB. Aktivitas ini dirancang untuk mengajak pegawai rumah sakit dan masyarakat membudayakan olahraga sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Olahraga secara teratur merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan daya tahan, serta membantu mengurangi risiko berbagai penyakit tidak menular.
Direktur RSUD Kota Tangerang menilai, membangun pola hidup sehat harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Masyarakat tidak harus menunggu munculnya keluhan kesehatan untuk mulai memperhatikan kondisi tubuh.
“Kesadaran menjaga kesehatan sebaiknya dimulai sebelum seseorang mengalami sakit. Aktivitas fisik secara rutin, menjaga pola makan, istirahat yang cukup, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan langkah penting untuk menjaga kualitas hidup,” tuturnya.
Pada hari yang sama, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, RSUD Kota Tangerang juga akan menggelar bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya deteksi dini.
Pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat membantu mengenali faktor risiko penyakit lebih awal sehingga langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan secara tepat sesuai kondisi masing-masing individu.
Menurut Direktur RSUD Kota Tangerang, akses terhadap informasi dan pemeriksaan kesehatan merupakan bagian penting dalam membangun masyarakat yang lebih peduli terhadap kesehatannya.
“Kami berharap kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini dapat dimanfaatkan masyarakat dengan sebaik-baiknya. Jangan menunggu sampai kondisi kesehatan menurun baru memeriksakan diri. Deteksi dini sangat penting agar potensi gangguan kesehatan dapat diketahui dan ditindaklanjuti lebih awal,” jelasnya.
Edukasi Diabetes Melitus, Tingkatkan Kesadaran Pencegahan Penyakit
Rangkaian peringatan HKN 2026 selanjutnya akan dilanjutkan dengan seminar umum mengenai Diabetes Melitus pada Jumat (13/11/2026), pukul 09.00 WIB, bertempat di aula RSUD Kota Tangerang.
Pemilihan tema tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penyakit diabetes yang membutuhkan perhatian serius, baik dari sisi pencegahan maupun pengelolaannya.
Dalam seminar tersebut, peserta diharapkan memperoleh informasi mengenai faktor risiko diabetes, gejala yang perlu diwaspadai, pola hidup sehat, pentingnya pemeriksaan kadar gula darah, hingga upaya pengendalian penyakit melalui penanganan medis dan perubahan gaya hidup.
Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang memerlukan pengelolaan jangka panjang. Kurangnya aktivitas fisik, pola makan yang tidak seimbang, serta faktor risiko lainnya dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami gangguan metabolisme gula darah.
Karena itu, edukasi kesehatan menjadi salah satu langkah penting agar masyarakat tidak hanya memahami penyakit setelah didiagnosis, tetapi juga mengetahui bagaimana mengurangi risiko sejak dini.
Direktur RSUD Kota Tangerang menegaskan bahwa peningkatan literasi kesehatan harus menjadi perhatian bersama, mengingat masih banyak penyakit yang dapat dikendalikan risikonya melalui perubahan perilaku dan pemeriksaan kesehatan secara teratur.
“Melalui seminar Diabetes Melitus ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa pencegahan dan pengendalian penyakit harus dilakukan secara berkesinambungan. Pengetahuan mengenai faktor risiko, pola makan, aktivitas fisik, serta kepatuhan terhadap anjuran tenaga medis menjadi hal yang sangat penting,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan, khususnya bagi mereka yang memiliki faktor risiko penyakit tidak menular.
“Harapan kami, masyarakat semakin memahami bahwa rumah sakit bukan hanya tempat untuk mendapatkan pengobatan ketika sakit. Rumah sakit juga menjadi sumber edukasi, informasi, dan pendampingan agar masyarakat dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat,” lanjutnya.

HKN Menjadi Momentum Memperkuat Kepedulian
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, RSUD Kota Tangerang berharap peringatan Hari Kesehatan Nasional 2026 dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi lingkungan internal rumah sakit maupun masyarakat luas.
Kegiatan donor darah, senam sehat, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga seminar edukasi Diabetes Melitus merupakan bentuk upaya mendorong keseimbangan antara pelayanan kuratif atau pengobatan dengan upaya promotif dan preventif.
Semangat tersebut sejalan dengan pentingnya membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga medis dan institusi pelayanan kesehatan, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.
Direktur RSUD Kota Tangerang pun berharap semangat HKN tidak berhenti setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.
“Kami ingin semangat Hari Kesehatan Nasional ini tidak hanya dirasakan selama kegiatan berlangsung, tetapi dapat menjadi motivasi untuk membangun kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita mulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan kerja, hingga masyarakat sekitar,” pesannya.
Ia menambahkan, RSUD Kota Tangerang berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat melalui pelayanan dan kegiatan edukasi yang bermanfaat.
“Pada akhirnya, tujuan kita bukan hanya memberikan pelayanan ketika masyarakat sakit, tetapi juga ikut mendorong agar masyarakat tetap sehat, memahami risiko penyakit, dan memiliki kepedulian terhadap kesehatan orang-orang di sekitarnya. Inilah semangat yang ingin kami bangun dalam memperingati HKN 2026,” pungkasnya.
Dengan mengusung semangat kepedulian dan kebersamaan, RSUD Kota Tangerang berharap HKN 2026 menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara tenaga kesehatan, institusi pelayanan kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih sehat.
Sebab, kesehatan bukan semata-mata urusan pengobatan, melainkan investasi kehidupan yang harus dijaga bersama.
(Advertorial)





