Blanko E-KTP Kosong, Disdukcapil Keluarkan Suket

KORANBANTEN.COM-Ketersediaan blangko KTP elektronik (e-KTP) di Kabupaten Lebak saat ini mengalami kekosongan. Sebagai pengganti KTP sementara, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Lebak menerbitkan Surat Keterangan (Suket) sementara yang hanya berlaku selama 14 hari.

Plt Kepala Dispendukcapil Kabupaten Lebak, Ahmad Nur mengatakan, kekosongan blangko KTP ini sudah berlangsung hampir dua pekan. Sehingga, selama blanko KTP kosong, pihaknya memberikan Suket sementara kepada warga pemohon KTP.

Read More

“Sesuai arahan dari dirjen, Suket berlaku hanya dua pekan saja atau 14 hari, jika blanko masih kosong dan masih dibutuhkan Suket dapat diberikan kembali,” kata Ahmad Nur, kepada Koran Banten, Rabu (14/09/2022).

Ahmad Nur menjelaskan, kebutuhan blanko dalam sehari bisa mencapai 700 sampai 1000 blanko KTP. Kekosongan ini kata Ahmad Nur, memang dari Dirjennya.

“Kami tidak tahu kapan blanko kembali ada, karena jawaban dari pusat kita harus menunggu nanti diinformasikan,” ujarnya.

Lanjutnya, Disdukcapil Lebak biasanya mendapatkan kuota blangko 7000 sampai 8000 blanko. Tapi dalam terakhir akhir hanya mendapatkan 5000, lalu menurun lagi 3000, menurun lagi sampai terakhir hanya diberikan 500 blanko saja.

“Sebetulnya jiwa diberi kewenangan, Pemkab Lebak mampu mencetak blanko sesuai kebutuhan, tapi kan gak bisa, karena kewenangan ada di pusat,” papar Ahmad.

Dikatakan Ahmad, kekosongan blangko ini kata Ahmad, disebabkan oleh tingginya permintaan pembuatan eKTP di sejumlah daerah. Bahkan pemohon KTP di Lebak untuk pemula dengan usia 17 tahun mencapai 15 – 20 ribu pemohon.

“Saat ini untuk pemula yang usianya 17 tahunan yang datanya sudah masuk belum mendapatkan KTP. Karena blanko kosong, sehingga kita berikan Suket, sambil menunggu ketersediaan blanko,” tutur Ahmad.

Ra Sudrajat, warga Rangkasbitung yang hendak mengganti KTP-nya yang rusak mengaku kecewa, karena tidak dapat mencetak KTP-nya yang rusak.

“Iya mau gmana lagi, blankonya kosong jadi saat ini KTP lama masih saya gunakan walau sudah rusak,” ucapnya.(aswapi)

Related posts