Kakanwil Banten Resmikan Sembilan Inovasi Pelayanan Publik Lapas Kelas IIA Tangerang

KORANBANTEN.COM-Meningkatkan dan memberikan layanan prima, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tangerang membuat inovasi pelayanan publik dengan 9 (Sembilan) inovasi terbaru pada pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani, Selasa (11/8).

Menyusul perkenalan inovasi tersebut, maka dilakukanlah kegiatan Launching Inovasi Pelayanan Publik yang diresmikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Banten, R. Andika di area Kunjungan depan Lapas Kelas IIA Tangerang. Turut hadir pada kegiatan ini Kepala Divisi Pemasyarakatan, Marselina Budiningsih, seluruh Kepala Satuan Kerja Se- Tangerang Raya, serta keluarga warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Tangerang.

Read More

Kegiatan diawali dengan penampilan yel-yel WBK/WBBM oleh petugas Lapas Kelas II A Tangerang tersebut berjalan lancar dan dihadiri oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten dan Kepala Lembaga Pemasyarakatan se-Tangerang Raya serta seluruh petugas Lapas Kelas II A Tangerang.

Kakanwil Banten mengucapkan rasa apresiasinya terhadap langkah inovasi yang dilakukan Lapas Kelas IIA Tangerang karena hal tersebut merupaka terobosan baru sebagai solusi terbaik untuk tetap. “Memberikan hak kunjungan warga binaan dan tetap mengikuti protokol kesehatan, sungguh bagus dan menarik,” terang Andika.

Andikapun menambahkan salah satu inovasi yang menjadi perhatian saya dan sangat menarik yakni TEMU SAPA (Tetap Bertemu Saat Pandemi) karena menurutnya, iniwujud dari pemenuhan Hak warga binaan dengan tetap kunjungan. “Namun juga mengikuti protokol kesehatan ditengah pandemi yang kita hadapi, sehingga aman dan nyaman bagi keduanya,” tambahnya.

Di akhir sambutannya Kepala Kantor Wilayah mengajak kepada seluruh pegawai untuk terus bekerja dan berinovasi, terus bekerja dan berinovasi kreatif sebagai solusi di masa pandemi Covid-19. “Kita semua harus jadikan kemenkumham khususnya wilayah banten sebagai Instansi yang memiliki standar pelayanan prima,” ujarnya.
Sementara Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Tangerang, Prihartati menerangkan bahwa inovasi-inovasi yang kami launching hari ini adalah sebagai bentuk dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pada umumnya dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada khusunya guna terciptanya kenyamanan, kepuasan dan komunikasi dalam membangun citra positif Pemasyarakatan yang lebih baik.

“Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan WBP, dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang bersih dan transparan menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” pungkasnya.(rls/opik)

Related posts