Kepala Kejati Banten Kunjungi Pasien yang dibakar Oleh Suaminya Saat Sedang Tidur

Koranbanten.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak bersama Kejari Pandeglang Helena Octaviane mengunjungi istri dan anak yang dibakar oleh suaminya inisial D, saat sedang tidur di rumahnya yang berlokasi di Kelurahan Kadomas, Kecamatan Pandeglang.

Kondisi korban yang bernama Anisa saat ini, mengalami luka bakar yang cukup serius di sekujur tubuhnya. Namun anak korban sudah membaik dan sudah dibawa pulang oleh pihak keluarganya.

Read More

Dengan kejadian tersebut, pihaknya merasa perihatin ingin melihat secara langsung kondisi korban, yang saat ini tengah dilakukan perawatan secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang.

” Saya merasa perihatin mendegar kabar ada istri dan anak yang dibakar oleh suaminya. Sehingga saya berkunjung menemui korban untuk melihat langsung kondisinya,” kata Leonard Eben Ezer Simanjuntak di RSUD Berkah Pandeglang, Selasa 4 Oktober 2022.

Leonard, berencana akan membawa korban ke rumah sakit di luar Pandeglang. Hal itu dilakukan untuk mengembalikan kondisi kulit korban agar kembali seperti semula.

Menurutnya, kesiapan untuk membawa korban sudah mencapai 100 persen karena sudah mendapat dukungan dari perkumpulan Jaksa dan Jaksa Agung. Saat ini, proses itu tinggal menunggu rekomendasi dari pihak RSUD.
“ Nanti kami akan coba untuk segera memfasilitasi, satu syarat korban kita segera bawa. Kita lakukan penyempurnaan untuk bisa lagi menatap masa depan terutama anaknya,” ucapnya.

Dalam kesempatannya, Kejati Banten memberikan sejumlah bantuan untuk meringankan beban korban dan keluarga yang menunggu selama di RSUD Berkah Pandeglang.

Sementara korban Anisa mengaku kaget tiba-tiba disiram bensin oleh suami saat sedang tidur. Saat itu juga, suami korban langsung membakar istri dan anak.

“Itu mah tiba-tiba disiram bensin dan api, anak saya teriak. Saya kira kaget melihat saya terbakar, ternyata anak saya juga ikut terbakar,” katanya.

Menurut Anisa, dia dan D baru sebulan menikah. Anak yang dibakar merupakan anak sambung dari D.

“Saya awalnya tinggal di Lampung, setelah menikah saya dibawa ke Kadomas. Baru satu bulan menikah,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Berkah Pandeglang, Dr Cut Budiarti Emasanda, mengatakan, kondisi pasien saat ini sudah mencapai 22 Persen, secepatnya akan dirujuk ke Rumah Sakit diluar Pandeglang.
” Kalau luka bakar ibunya sudah mencapai 22 persen, Alhamdulillah untuk kondisi anaknya sudah stabil. Tadi pak Kejati ingin merujuk pasien ke spesialis bedah plastik, sudah kita konsultasikan secepatnya akan kita rujuk. Kalau untuk rumah sakitnya sendiri kemungkinan di wilayah Jakarta ,”Pungkasnya. (Asep)

Related posts