KORANBANTEN.COM-Keamanan dan ketertiban menjadi bagian penting dalam memastikan proses pembinaan warga binaan berjalan dengan baik. Untuk menjaganya, Lapas Kelas I Tangerang terus memperkuat pengawasan melalui inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan secara rutin di seluruh blok hunian.
Sidak menjadi bagian dari pola pengamanan yang berjalan secara berkelanjutan. Dalam satu bulan, jajaran pengamanan Lapas Kelas I Tangerang melaksanakan sidak sebanyak 14 kali dengan menyasar seluruh blok hunian secara bergantian. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan hunian tetap terpantau, sekaligus menjadi langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Sidak kembali dilaksanakan pada Selasa (11/8). Jajaran pengamanan yang terdiri dari Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Kepala Seksi Keamanan hingga jajaran petugas regu jaga turun langsung melakukan pemeriksaan di lingkungan hunian. Petugas melakukan pengecekan terhadap kondisi blok dan berbagai aspek yang berkaitan dengan keamanan serta ketertiban.
Bagi Kepala KPLP Lapas Kelas I Tangerang, Dwi Ediyanto, keamanan tidak dibangun melalui satu tindakan, tetapi melalui sistem pengawasan yang dilakukan secara konsisten.
“Keamanan di lapas membutuhkan pengawasan yang terus berjalan. Karena itu, petugas secara rutin turun langsung ke blok hunian untuk memastikan kondisi di lapangan tetap terpantau. Dengan begitu, setiap hal yang perlu menjadi perhatian dapat diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan,” ujar Dwi.
Menurutnya, sidak juga memiliki peran dalam membangun kesadaran warga binaan untuk menjaga ketertiban sebagai bagian dari proses pembinaan. Pengawasan yang dilakukan secara rutin diharapkan tidak hanya membuat aturan dipatuhi, tetapi juga mendorong tumbuhnya rasa tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang aman bersama.
“Kami ingin membangun suasana di mana ketertiban tidak hanya muncul karena adanya pemeriksaan, tetapi juga tumbuh dari kesadaran bersama. Ketika lingkungan lapas aman dan tertib, proses pembinaan tentu akan berjalan lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Keamanan Lapas Kelas I Tangerang, Irfan Samper, mengatakan pengawasan rutin menjadi salah satu cara untuk menjaga kondisi lapas tetap terkendali. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini, sehingga setiap perkembangan di lingkungan hunian dapat diketahui dan ditangani sesuai mekanisme yang berlaku.
“Pencegahan menjadi hal yang utama. Kami terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan agar kondisi di dalam blok dapat diketahui secara langsung. Dengan begitu, apabila ditemukan barang yang tidak sesuai ketentuan, petugas akan menindaklanjutinya sesuai dengan prosedur yang berlaku,” jelas Irfan.
Konsistensi tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas I Tangerang dalam memperkuat pelaksanaan HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba). Upaya menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap kondusif dilakukan melalui pengawasan, pencegahan, serta tindak lanjut terhadap setiap kondisi yang memerlukan penanganan sesuai ketentuan.
Salah seorang warga binaan, F (inisial), menyampaikan bahwa dirinya memahami tujuan pelaksanaan sidak ini. “Kami menyadari bahwa kegiatan ini untuk kebaikan bersama. Ketika lingkungan lapas kondusif, kami bisa lebih tenang dan fokus dalam mengikuti setiap program pembinaan yang diberikan”, jelasnya.
Melalui langkah tersebut, Lapas Kelas I Tangerang terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban sebagai fondasi pelaksanaan pembinaan. Pengawasan dilakukan secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan agar lingkungan pemasyarakatan tetap kondusif serta memberikan rasa aman bagi seluruh pihak.(Red).





