Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang Gelar Sosialisasi Employee Benefit dan Pengenalan Bahasa Isyarat Bersama BRI, Wujudkan Pelayanan Publik yang Inklusif

Tangerang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Tangerang menggelar kegiatan Sosialisasi Employee Benefit dan Pengenalan Bahasa Isyarat bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI), Rabu (20/05). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan pemahaman pegawai terkait manfaat kepegawaian sekaligus penguatan kompetensi dalam mendukung pelayanan publik yang inklusif, ramah, dan berorientasi pada kebutuhan seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang tersebut diikuti oleh seluruh pegawai serta peserta magang dengan penuh antusias. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai berbagai fasilitas dan manfaat kepegawaian, tetapi juga dibekali kemampuan dasar komunikasi menggunakan bahasa isyarat sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan yang lebih setara dan aksesibel.

Bacaan Lainnya

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang, Salis Farida Fitriani, secara resmi membuka kegiatan dan menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung kualitas pelayanan publik. Menurutnya, penguatan kompetensi pegawai menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan pelayanan yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.

Perwakilan Bank Rakyat Indonesia, Edo selaku Consumer Business Manager, dalam sambutannya turut menyampaikan pentingnya pemahaman terhadap berbagai manfaat kepegawaian sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan pegawai. Selain itu, penguatan layanan yang inklusif juga dinilai menjadi aspek penting dalam mewujudkan pelayanan yang mampu menjangkau seluruh kelompok masyarakat tanpa terkecuali.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Danny dari Bank Rakyat Indonesia mengenai employee benefit yang dapat dimanfaatkan oleh pegawai. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman mengenai fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan pegawai dalam menunjang aktivitas kerja maupun kesejahteraan personal.

Tidak hanya itu, peserta juga mendapatkan pengenalan dasar Bahasa Isyarat Indonesia (SIBI) sebagai bagian dari upaya membangun pelayanan publik yang lebih inklusif. Dalam sesi pembelajaran tersebut, peserta diperkenalkan pada dasar-dasar komunikasi menggunakan bahasa isyarat, mulai dari pengenalan huruf, angka, hingga praktik langsung memperkenalkan nama masing-masing menggunakan bahasa isyarat.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta secara aktif mengikuti sesi praktik serta berdiskusi dengan narasumber untuk memperdalam pemahaman terhadap materi yang disampaikan. Kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab yang memberikan ruang bagi peserta untuk menggali informasi lebih lanjut terkait materi employee benefit maupun penggunaan bahasa isyarat dalam pelayanan publik.

Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membangun budaya pelayanan yang inklusif, setara, dan humanis. Diharapkan, pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi seluruh pegawai dalam memberikan pelayanan publik yang semakin optimal serta mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara adil dan berkesinambungan.

Pos terkait