Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang Ikuti Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang

Tangerang – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan makanan yang aman dan higienis, Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang turut serta dalam kegiatan Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Pemilik/Penjamah Pangan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang, pada Senin (20/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB tersebut bertempat di Aula Sasana Sehat Lantai 2 Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dan diikuti oleh berbagai peserta dari sektor pengelolaan pangan, termasuk perwakilan dari Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang, Hanny Minati.

Bacaan Lainnya

Pelatihan ini diikuti oleh peserta yang telah mendaftarkan diri melalui aplikasi SIKASEP, yang terdiri dari pemilik dan penjamah pangan pada jasa boga atau katering, pengelola restoran, petugas instalasi gizi rumah sakit, pengelola restoran hotel, hingga relawan SPPG terpilih. Kehadiran Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan standar pelayanan, khususnya dalam penyediaan makanan bagi warga binaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan sambutan dan doa sebagai pembuka kegiatan. Selanjutnya, peserta mendapatkan pemaparan materi dari para narasumber yang kompeten, di antaranya Administrator Kesehatan Bapak M. Haris dan Ibu Mega, Ketua Tim Kerja Keselamatan dan Keamanan Pangan Bapak Eko, serta Tim Balai POM Ibu Sendiani.

Materi yang disampaikan meliputi aspek penting dalam keamanan pangan siap saji, mulai dari tahapan produksi makanan, higiene dan sanitasi dalam pengolahan pangan, pemeliharaan lingkungan kerja, pengendalian vektor, hingga potensi cemaran pangan dan penyakit bawaan makanan. Penyampaian materi dilakukan secara komprehensif dan aplikatif, sehingga mudah dipahami oleh peserta.

Kegiatan juga diwarnai dengan sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertanya dan berbagi pengalaman langsung dengan para narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya partisipasi dalam sesi tanya jawab tersebut.

Sebagai bentuk evaluasi, kegiatan ditutup dengan pelaksanaan post test guna mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama.

Melalui keikutsertaan dalam pelatihan ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas pengelolaan makanan yang sehat, aman, dan higienis, sebagai bagian dari upaya pemenuhan hak warga binaan serta mendukung terciptanya layanan pemasyarakatan yang berkualitas.

Pos terkait