Tangerang, 16 Juli 2026 – Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang resmi meluncurkan Elektronik Layanan Pusat Terpadu Pemasyarakatan (e-Laputara) sebagai inovasi pelayanan publik berbasis digital yang bertujuan memberikan layanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel bagi masyarakat, warga binaan, serta keluarga warga binaan.
Kegiatan launching dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, Lili, didampingi perwakilan Kapolres Metro Tangerang Kota, perwakilan Dandim 0506/Tangerang, para Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan wilayah Tangerang Raya, perwakilan Kecamatan Tangerang, perwakilan Kelurahan Babakan, serta tamu undangan lainnya.
Peluncuran e-Laputara merupakan bagian dari komitmen Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang dalam mendukung transformasi pelayanan publik yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, visi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), serta pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang, Salis Farida Fitriani, menyampaikan bahwa kehadiran e-Laputara bukan sekadar inovasi, melainkan bentuk nyata reformasi pelayanan publik dan transformasi budaya kerja digital di lingkungan pemasyarakatan.
“Melalui e-Laputara, masyarakat dapat mengakses informasi dan layanan secara terbuka sehingga seluruh proses pelayanan menjadi lebih transparan dan mudah dipantau. Ini merupakan bukti komitmen kami dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang bersih, bebas dari pungutan liar dan gratifikasi, serta memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat,” ujar Salis.
Pada kesempatan tersebut, Kalapas juga menyampaikan apresiasi kepada Noor Farikhah, A.Md.IP., S.H., M.H. selaku penggagas inovasi e-Laputara beserta seluruh jajaran yang telah berkontribusi dalam pengembangannya. Ia juga menginstruksikan seluruh pegawai untuk mendukung implementasi e-Laputara sebagai sarana utama pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, Lili, mengapresiasi lahirnya inovasi e-Laputara sebagai implementasi nyata visi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, modern, dan berbasis teknologi informasi.
Ia berharap inovasi tersebut dapat menjadi contoh bagi Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan lainnya di wilayah Banten untuk mengamati, meniru, dan memodifikasi (ATM) sesuai kebutuhan masing-masing, sehingga transformasi digital pelayanan dapat terus berkembang di seluruh satuan kerja.
Sebagai puncak acara, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten bersama Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang secara resmi melakukan launching e-Laputara, yang ditandai dengan prosesi peresmian sebagai simbol dimulainya implementasi layanan publik berbasis digital di Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan ditutup dengan penampilan hiburan serta ramah tamah bersama seluruh tamu undangan, menandai semangat baru dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.





