Musim Pancaroba Masyarakat di Himbau Waspadai Diare dan DBD

KORANBANTEN.COM – Perubahan cuaca yang hampir merata terjadi di wilayah Kabupaten Lebak akhir-akhir ini perlu di waspadai oleh masyarakat, khususnya yang tinggal di tempat yang banyak terdapat genangan air yang bisa menimbulkan penyakit. Himbauan ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak, Triatno Supiono, melalui Sekretaris Dinas, Agus Darsono kepada Koran Banten, Senin (30/11/2020).

“Ditengah pandemi covid 19 ini, masyarakat selain harus mematuhi Protokol Kesehatan yang ada, juga harus mewaspadai adanya penyakit Diare dan DBD yang biasanya timbul di musim seperti saat ini,” kata Agus.

Read More

Seperti tahun – tahun sebelumnya, lanjut dia, jika di wilayah yang masyarakatnya ada terjangkit DBD maka pihaknya siap melakukan penyemprotan atau fogging untuk wilayah tersebut agar jentik-jentik nyamuk penyebab DBD tidak berkembang biak.

” Untuk wilayah yang masih rawan terjangkit DBD berdasarkan data tahun lalu adalah wilayah kota Rangkas Bitung, paling banyak jumlahnya jika dibandingkan wilayah lainnya yang ada di Kabupaten Lebak,” jelasnya.

Saat ditanya terkait perbedaan gejala awal demam biasa dengan demam gejala covid 19, dirinya menegaskan bahwa untuk memastikannya harus ditest Swab dulu. Apakah positif Covid 19 ataukah cuma demam biasa, tidak cukup hanya dengan indikasi hilangnya kemampuan indera penciuman.

“Tetap harus di test swab dulu supaya hasilnya akurat, tidak bisa hanya berdasarkan indera penciuman kita yg hilang, seperti tidak bisa mencium bau. Sedangkan untuk pencegahan diare, tetap menjalankan pola hidup sehat, jaga kebersihan makanan dan lingkungan,” imbuhnya.(Max)

Related posts