Peduli Banjir, Palpala Caldera Bantu Warga Terdampak Banjir di Desa Bayah Timur

KORANBANTEN.COM – Organisasi Pecinta Alam, Kemanusiaan, dan Lingkungan Hidup (Palpala Caldera) menyerahkan bantuan untuk warga terdampak banjir di Desa Bayah Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Senin, (24/10/2022).

Kedatangan Palpala Caldera disambut langsung oleh Kepala Desa Bayah Timur Rafik Rahmat Taufik dan dilangsungkan dengan penyerahan bantuan di Posko Bayah Timur.

Read More

Arifin alias Tongas Vien, Ketua Palpala Caldera, menuturkan, bantuan ini merupakan hasil dari penggalangan dana yaitu dengan menggalang dana di jalan raya, berkeliling, dan dari para donatur lainnya yang mengikhlaskan rejekinya untuk turut serta membantu warga terdampak banjir khususnya di wilayah Desa Bayah Timur.

“Bantuan yang diserahkan ada beras, sarden, gula pasir, minyak sayur, pakaian layak pakai dan baru, dan mie instan. Semoga ini bisa membantu meringankan warga terdampak banjir di Bayah Timur, dan terima kasih kepada semua yang sudah membantu penggalangan dana ini,” kata Tongas.

Tak hanya menyerahkan bantuan, Palpala Caldera juga berdiskusi dengan kepala Desa Bayah Timur terkait langkah kedepan selalu Organisasi yang bergerak di bidang Pecinta Alam, Kemanusiaan, dan Lingkungan Hidup.

“Alhamdulillah kami juga bisa berdiskusi dengan Pak Rafik, dan banyak peluang kedepan untuk kami terus melangkah serta melaksanakan tupoksi kami, yang paling mendasar adalah bagaimana kepedulian terhadap sesama serta alam sekitar. Semoga kedepan kita bisa lebih bersinergi,” ungkap Tongas.

Sementara itu, Rafik Rahmat Taufik, Kepala Desa Bayah Timur, menyambut baik atas bantuan yang di serahkan oleh Palpala Caldera. Dikatakannya, untuk di wilayah Desa Bayah Timur ada sekitar 250 warga yang terdampak musibah banjir.

“Setiap bantuan kita droping dulu di posko, kemudian bantuan ini kita serahkan langsung ke warga terdampak, agar nantinya bisa didistribusikan tepat sasaran, serta semua terdokumentasikan Saat ini, kondisinya sudah mulai kondusif, namun kita tetap waspada mengingat saat ini masih musim hujan. Jadi, kami terus memantau kondisi terkini,” katanya.

Saat ini, kata Rafik, banyak yang hanya tahunya bahwa Pecinta Alam hanya naik gunung, camping, dan sebagainya. Ada fungsi lain yang sebetulnya menjadi tugas pokok dari Pecinta Alam yaitu tentang lingkungan, “Saya berharap agar Palpala Caldera bisa peduli terhadap lingkungan, termasuk musibah banjir ini harus menjadi prioritas perhatian Palpala Caldera terkait penyebab adanya banjir ini,” ungkapnya.

Usai menyerahkan bantuan, Palpala Caldera, bergegas ke lokasi Jembatan Cimancak yang terputus dan roboh akibat terkena banjir, untuk memastikan keadaan terkini.

(Usep).

Related posts