Penuh Khidmat, Lapas Cilegon Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

KORANBANTEN.COM-Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, menggelar kegiatan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang bertempat di Masjid Al Muhajirin Lapas Cilegon. Kegiatan ini diselenggarakan dengan mengusung tema “Hidup Penuh Berkah Menggapai Ridho Allah SWT, Semangat dan Teladan Nabi Muhammad SAW”, serta diikuti oleh pegawai dan warga binaan dengan penuh khidmat.

Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum spiritual bagi seluruh jamaah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus meneladani nilai-nilai perjuangan, kesabaran, dan keikhlasan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Suasana Masjid Al Muhajirin tampak penuh kekhusyukan, mencerminkan semangat kebersamaan dalam memperkuat nilai-nilai religius di lingkungan pemasyarakatan.

Bacaan Lainnya

Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk memahami makna mendalam dari peristiwa Isra Mi’raj sebagai tonggak penting dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW, khususnya perintah salat lima waktu sebagai sarana membangun kedekatan diri kepada Allah SWT. Tema yang diangkat diharapkan mampu menjadi pengingat agar setiap individu senantiasa menjalani kehidupan dengan penuh keberkahan dan berorientasi pada pencapaian ridho Allah SWT.

Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana pembinaan rohani yang memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter dan akhlak yang baik, baik bagi pegawai maupun warga binaan.

“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya keimanan, ketaatan, dan kesabaran. Melalui momentum ini, saya berharap seluruh jajaran dan warga binaan dapat meneladani semangat serta akhlak mulia Nabi Muhammad SAW, sehingga mampu menjalani kehidupan dengan penuh keberkahan dan selalu mengharap ridho Allah SWT,” ujar Kalapas.

Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dari proses pembinaan di lapas. Dengan penguatan nilai-nilai spiritual, diharapkan dapat tumbuh kesadaran diri, perubahan sikap, serta motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang.

Kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini juga diisi dengan tausiyah keagamaan yang memberikan pesan moral dan spiritual, mengajak seluruh jamaah untuk memperkuat ibadah, memperbaiki akhlak, serta menumbuhkan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.

Melalui kegiatan ini, Lapas Cilegon terus berkomitmen menghadirkan pembinaan keagamaan yang berkesinambungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan lapas yang humanis, religius, dan berorientasi pada pembinaan karakter, guna menciptakan warga binaan yang siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.(Red).

Pos terkait