Perduli Goutha Suriah, Fornusa Gelar Panggung Kemanusiaan

KORANBANTEN.com – Puluhan yang tergabung dalam Forum Rohis Nusantara (Fornusa) Pandeglang, Minggu (12/3/2018) kemarin menggelar panggung kemanusiaan, di Alun-alun Pandeglang, dalam rangka menyikapi penyerangan yang terjadi di Goutha Suriah.

Kegiatan warga Fornusa yang berjumlah kurang lebih 30 orang ini, terlihat kompak dengan menggunakan seragam berwarna hitam, serta ikat kepala yang bertuliskan “Save Goutha”.

Read More

Salah seorang orator Fornusa bernama Rizki, mengatakan penyerangan yang terjadi di Goutha, bukan hanya permasalahan keagamaaan, tetapi juga merupakan permasalahan kemanusiaan.

“Suriah lagi-lagi menjadi wilayah yang dijajah, wilayah yang dibombardir. Disana (Goutha) nyawa seakan-akan tidak berharga. Padahal di Eropa, hewan sangat dihargai nyawanya,” tegasnya saat itu.

Lebih lanjut ia menambahkan, sebagai umat muslim dan sebagai Bangsa Indonesia, harus peduli terhadap permasalahan yang menimpa saudara-saudara di Goutha.

“Kita tidak peduli media mainstream membungkam permasalahan yang ada di Goutha. Tapi kita adalah anak muda, kita adalah remaja Indonesia yang sangat konkret gerakannya, sangat bisa membuktikan bahwa kita cinta bukan hanya sekedar teori, tapi kita cinta umat kita dengan aksi-aksi nyata,” jelasnya.

Dalam panggung kemanusiaan ini, digelar 3 miniatur jenazah sebagai simbol mayat para penduduk Goutha. Selain itu, juga digelar beberapa poster diantaranya bertuliskan “Suriah Memerah, 417 orang tewas, 2.100 orang terluka dan 400.000 jiwa dalam bayang kematian”.

Terpisah, Sekretaris Muhammadiyah Pandeglang Juwayni menuturkan, pihaknya melakukan upaya pemberian bantuan kepada muslim di Goutha dengan melibatkan Muhammadiyah hingga tingkat ranting.

“Sudah pasti setiap muslim bersaudara, kita pasti saling mendoakan untuk kebaikan saudara-saudara di Goutha. Kita melakukan upaya-upaya melalui organisasi penggalangan dana hingga tiap ranting,” pungkasnya. (Daday)

Related posts