KORANBANTEN.COM-Keberadaan Stockpile Batu Bara atau area penyimpanan dan penimbunan sementara hasil tambang batu bara di wilayah Lebak Selatan minta ditertibkan. Pasalnya, Stockpile batu bara di Lebak Selatan yang membentang dari Kecamatan Cihara sampai dengan Kecamatan Bayah jumlahnya kini mencapai puluhan lokasi, sehingga dinilai dapat merusak lingkungan hingga fasilitas umum berupa jalan.
“Kami minta pemerintah menertibkan Stockpile batu bara di Lebak Selatan. Karena sudah menjamur, hingga puluhan lokasi, tentunya keberadaanya dapat menyebabkan kerusakan lingkungan,”kata Idham, pengamat lingkungan di Provinsi Banten, Senin(23/03/2026).
Kata dia, wilayah paling banyak yang dijadikan lokasi Stockfile Batu bara berada di Kecamatan Cihara, Panggarangan hingga Bayah, terutama di daerah Panyaungan dan Pamumbulan. Lokasi yang dijadikan Stockpile batubara itu kata Idham, semuanya tepat berada di pinggir jalan raya, tentu saja akibat truk-truk pengangkut baru bara yang keluar masuk lokasi Stockpile dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, contohnya jalan menjadi berdebu saat musim kemarau dan becek saat musim hujan.
“Di daerah Panyaungan sampai dengan Pamumbulan lokasi Stockfile batu bara paling banyak. Sehingga tidak heran jika disekitar lokasi terdapat kerusakan lingkungan,”kata Idham lagi.
Kata dia, pihaknya akan melayangkan surat kepada Pemprov Banten dan Polda Banten untuk segera melakukan penertiban.(Kew)





