KORANBANTEN.COM- Bulan Suci Ramadhan tidak menyurutkan semangat warga binaan wanita di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pandeglang untuk terus berkarya, Senin (2/3).
Di sela-sela menjalankan ibadah puasa, mereka tetap aktif mengikuti kegiatan pembinaan kemandirian dengan membuat kerajinan tangan berupa gelang manik-manik.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan yang rutin dilaksanakan oleh Rutan Pandeglang guna meningkatkan keterampilan serta kreativitas warga binaan. Dengan penuh ketelitian dan kesabaran, para warga binaan merangkai manik-manik warna-warni menjadi gelang yang cantik dan bernilai jual.
Selain sebagai sarana mengisi waktu dengan kegiatan positif selama Ramadhan, pembuatan gelang manik-manik ini juga diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan setelah bebas nanti. Produk yang dihasilkan pun memiliki kualitas yang baik dan berpotensi untuk dipasarkan kepada masyarakat.
Kepala Rutan Kelas IIB Pandeglang, Rd. Achmad Zaki, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian tetap berjalan selama bulan Ramadhan dengan menyesuaikan waktu pelaksanaannya.
“Bulan Ramadhan bukan menjadi penghalang untuk tetap produktif. Justru ini menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas diri, baik dari sisi spiritual maupun keterampilan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bekal bagi warga binaan saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, suasana Ramadhan di Rutan Pandeglang terasa lebih bermakna. Para warga binaan tidak hanya fokus pada peningkatan ibadah, tetapi juga terus mengasah keterampilan sebagai bagian dari proses pembinaan menuju pribadi yang lebih mandiri dan produktif.(Red).





