STQ Kecamatan Cipondoh 2026 Resmi Dibuka, Asda I Kota Tangerang Tabuh Beduk

KOTA TANGERANG – Suasana khidmat sekaligus semarak menyelimuti Kantor Kecamatan Cipondoh, Sabtu (25/4/2026), saat Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) 2026 resmi dibuka. Pembukaan ditandai dengan tabuhan beduk oleh Asisten Daerah (Asda) I Kota Tangerang, Mulyani. simbol dimulainya syiar Al-Qur’an di tingkat kecamatan.

Dentuman beduk yang menggema seolah menjadi penegas semangat kebersamaan 10 kelurahan yang ambil bagian dalam ajang ini. STQ bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan yang memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat.

Bacaan Lainnya

Camat Cipondoh, Muhamad Marwan, menegaskan bahwa STQ merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun karakter generasi Qurani di wilayahnya.

“Melalui STQ ini, kami ingin memastikan bahwa Al-Qur’an tidak hanya dilantunkan, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah gerakan bersama, bukan sekadar kegiatan seremonial,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan seluruh kelurahan menjadi bukti kuatnya sinergi wilayah dalam mendukung pembinaan keagamaan yang terstruktur.

“Partisipasi 10 kelurahan ini mencerminkan soliditas Cipondoh. Kami ingin menjadikan Al-Qur’an sebagai nafas kehidupan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Asda I Kota Tangerang, Mulyani, mengapresiasi konsistensi Kecamatan Cipondoh dalam menjadikan STQ sebagai wadah pembinaan berjenjang.

“Tabuhan beduk hari ini bukan hanya tanda dibukanya perlombaan, tetapi juga simbol komitmen bersama dalam membangun generasi yang berakhlak dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an,” ungkapnya.

STQ Cipondoh 2026 mempertandingkan berbagai cabang, di antaranya tilawah, hafidz Al-Qur’an 10 juz, khat Al-Qur’an, hingga syarh Al-Qur’an.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai seleksi untuk menjaring peserta terbaik yang akan mewakili Cipondoh di tingkat Kota Tangerang.

Dengan semangat kebersamaan dan pembinaan yang berkelanjutan, Kecamatan Cipondoh optimistis mampu terus melahirkan generasi Qurani yang unggul dan berdaya saing.

“Harapannya, dari Cipondoh lahir generasi yang tidak hanya mahir membaca dan menghafal, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sosial,” tutup Marwan. (Advetorial)

Pos terkait