Lestarikan Kearifan Lokal, Bupati Tanngerang Gelar Sedekah Bumi

KORANBANTEN.com – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tangerang yang ke 73 Tahun 2016,  Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar menggelar kegiatan upacara adat Sedekah Bumi, sebagai bukti rasa syukur atas lahirnya kabupaten kabupaten.

Kegiatan ini digelar di Depan Kantor Bupati Tangerang, Komplek Puspemkab Tigaraksa, Selasa (27/12) dengan tema Kabupaten   Tangerang, Mandiri, Kreatif dan  Berbudaya, menuju Tangerang Gemilang.

Disampaikan, A Zaki Iskandar, Sedekah Bumi merupakan upacara adat masyarakat Kabupaten Tangerang sebagai simbol rasa syukur dalam menyambut hari jadi kabupaten Tangerang. “Pada acara sedekah bumi tersebut akan menampilkan dandin hari atau tembang raja, ada lenser penari dan hasil panen rakyat khas Tangerang,  lalu akan diakhiri dengan doa,” sebutnya.

“Sedekah Bumi ini sudah jarang dilaksanakan masyarakat Tangerang, untuk itu kali ini kami akan menghidupkan kembali tradisi khas Tangerang tersebut,” kata A. Zaki.

Lanjutnya, kegiatan ini termasuk kearifaann lokal sebagai nilai leluhur yang harus dihidupkan kembali dan dilestarikan. “Kearifal lokal yang masih dimiliki masyarakat Tangerang mulai dari bendrung lesung, pesta panen padi yang berakar dari tradisi sunda, sintren berasal dari Jawa Cirebon, Lenong Tunah  masih eksis sebagai warisan budaya betawi sampai dengan tari cukin pernah ngetop dalam pergaulan komunitas cina tempo dulu,” tandasnya.

Usai memberikan sambutan, A Zaki Iskandar  kemudian melakukan kegiatan poto bersama dengan  rombongan upacara Sedekah Bumi yang mayoritas dari kalangan ibu-ibu diiringi musik tradisional rebana.

Setelah Bupati Tangerang  meninggalkan tempat upcara tersebut, tampak para ibu-ibu saling berebutan terhadap hasil panen yang digelar di depan Kantor Bupati, baik itu bentuk sayuran, umbi-umbian, gabah dan lainnnya. (Hen/raj).