Bank Indonesia Gelar Tasyakuran Program Halal Value Chain

KORANBANTEN.COM – Bank Indonesia (BI) menggelar Tasyakuran Program Penguatan Halal Value Chain, Senin 27 Juli 2020.

Ketua panitia Anwar Bashori sekaligus Direktur DEKS dalam sambutannya menerangkan, kegiatan yang digelar merupakan bagian dari langkah demi langkah yang sudah di lakukan kegiatan ISEF. Mulai di tingkat daerah hingga nasional dan internasional.

Read More

“Kami tidak akan pernah merasa lelah dalam melakukan kegiatan ini karena ini merupakan kebaikan sehingga kegiatan hari ini merupakan bukan akhir tapi baru permulaan untuk mendorong Indonesia sentral ekonomi dan keuangan syariah dunia didalamnya ada beberapa program di antaranya ISEF, progam greenhouse, program IRKA dan program sicaping,” paparnya.

Ditambahkan Anwar, ekosistem value chain adalah melakukan mulai pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, fashion, wisata halal, mengelola sampah, makanan halal travel dan membantu dalam pengelolaan mulai bibit unggulan, sampai energi terbarukan,” jelasnya.

“Jadi mengelola sampah yang tadinya masalah menjadi berkah, hingga dibantu untuk pemasaran nya untuk menjadi produk unggulan sampai bisa eksport ke luar negeri,” tambahnya.

Lebih jauh diungkapkan Anwar, value chain merupakan program nyata dan berkelanjutan dan saat ini akan ada MOU antara bank Indonesia dengan BPJPH.

“Ayoo kita kerja bersama dan sinergi untuk tercapainya Indonesia qiblat ekonomi, keuangan syariah, fashion dan halal dunia,” tandasnya.

Kegiatan dibuka oleh Dody Budi Waluyo selaku Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Dalam sambutannya Dody menyampaikan bahwa Indonesia merupakan penduduk muslim terbesar di dunia maka sebaiknya semua bersinergi dan berkolaborasi agar dapat tampil sebagai pemain dunia bukan dijadikan market oleh dunia.

“Progam jangka panjangnya adalah Bank Indonesia melalui kantor BI di daerah untuk terlibat dalam riset, kerjasama dengan pelaku UMKM, koperasi syariah, optimalisasi dan pendampingan oleh BI di daerah dengan prinsip dan kolaborasi para pelaku bisnis syariah di daerah menjadi pelaku nasional bahkan internasional,” pungkasnya.

M Hasan Gaido selaku undangan sekaligus founder dan CEO Gaido Group yang juga ikut aktif di IAEI bidang internasional merasa sangat bangga dan senang bahwa Bank Indonesia sebagai bank sentral yang peduli dan terlibat langsung dalam program ekonomi dan keuangan syariah di tanah air yang selama ini dianggap sebelah mata.

“Saya mengucapkan selamat untuk ketua panita, Anwar Bashori dan kepada Dodi yang membuka acara dan Pak Fery Wuryanto Gubernur Bank Indonesia yang sangat fokus akan ekonomi dan keuangan syariah di nasional bahkan sudah memiliki road map untuk Indonesia sentral ekonomi dan keuangan syariah dunia yang dilakukan melalui program ISEF 2019,” ucapnya.

Saya, lanjut Hasan Gaido merupakan bagian dari progam indonesia sentral ekonomi syariah dunia kami adalah pelaksananya mulai Gaido travel sebagai pelaku haji, umrah dan halal travel, Banten Restoran restoran bersertifikat halal makan halal toyiban, Baf Syariah perusahaan perbankan syariah sudah berjalan lebih dari 26 tahun, merupakan kawasan wisata halal Baduy outbound yang menjual program delapan destinasi wisata. Wisata alam, wisata pertanian, wisata perkebunan, wisata peternakan, wisata perikanan, wisata budaya, wisata kuliner dan pelatihan outbound di alam terbuka dan indah di serang Banten yang segera akan melakukan program Kawasan wisata halal Baduy outbound ke 2 di lahan 375 hektar yg di sinergikan dengan ketahanan pangan.

“Kami tambah semangat untuk terlibat dan melibatkan diri. Kami melalui visi Gaido Group 2045 agar indonesia sentral ekonomi syariah dunia menjadi kenyataan. Inilah mimpi kami, mimpi kita semuanya,” tandasnya.

Related posts