BPBD Pandeglang Siapkan 339 Relawan

Koranbanten.com  – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang membentuk dan memberikan pelatihan bagi para relawan penangulangan bencana di Kabupaten Pandeglang. Yang diikutsertakan kurang lebih 339 personil perwakilan dari Desa dan Kelurahan. 

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Pandeglang Asep Rahmat mengatakan, tujuan kegiatan ini secara umum mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dalam penanganan bencana. Karena hampir semua bentuk potensi bencananya ada di Kabupaten Pandeglang. 

Read More

“Penanggulangan bencana itu dapat dilakukan mulai dari pra bencana,  saat bencana,  dan pasca bencana. Jadi yang kami lakukan ini mitigasi bencana dan kesiapsiagaan, “kata Asep pada pembukaan pelatihan, Senin (22/10) di Pasir Putih Duo Carita. 
Asep mengungkapkan, relawan yang saat ini dibentuk merupakan perwakilan dari masing – masing Kelurahan dan Desa. Tujuannya jika terjadi bencana sekecil apapun di Desa atau Kelurahan dapat langsung diinformasikan kepada pihak BPBD. 

“Memang baru kali ini dibentuk para relawan dan akan terus kami edukasi agar mereka dapat menyampaikan kepada  masyarakat tatacara penanggulangan bencana,” ujarnya. 

Lebih jauh Ia mengungkapkan sebagai bukti Pemerintah Daerah konsen terhadap penanggulangan bencana. 

“Pada Bulan Maret kemarin Bupati sudah mengunjungi BNPB, baru ada 6 Kepala Daerah yang datang kesana sesuai informasi dari BNPB, “terangnya. 

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang Fery Hasanudin menerangkan, tugas pokok yang harus dilakukan oleh para relawan adalah membantu pemerintah menyelenggarakan penananggulangan bencana di daerahnya masing – masing.

Saya harap  relawan yang saat ini sudah dibintek dapat mengimplementasikan apa yang sudah dipelajari,” harapnya.

“Hal yang sudah didapat bisa  kembali disampaikan kepada masyarakat,  jika masyarakat sudah paham  mereka akan tangguh,  dan apabila sudah tangguh tentu diperkirakan akan meminimalisir korban bencana,” imbuhnya.

Ditemui terpisah, Yosep Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) pada BPBD Pandeglang menuturkan,  acara ini diikuti oleh 339 personil dari Kelurahan dan Desa.

“Dari 339 itu terdiri dari perwakilan 13 Kelurahan dan 326 Desa yang akan dilaksanakan selama dua hari dari mulai Senin hingga Selasa,” ujar Yosep. 

Ia menambahkan perekrutan ini tidak sembarangan dan melalui proses seleksi, mereka yang ikut serta pada hari ini tentu hasil dari rekomendasi  Desa atau Kelurahan dan Kecamatan. 

“Setiap Desa dan Kelurahan mengutus perwakilannya dengan membawa berkas persyaratan ijazah, usia maksimal 40 tahun dilengkapi rekomendasi Kelurahan dan Camat setelah itu diseleksi oleh BPBD selanjutnya mereka dipanggil untuk mengikuti pelatihan,” tutupnya. (Asep). 

Related posts