Disnaker Kota Cilegon dan Lapas Kelas IIA Cilegon Matangkan Program Pelatihan Keterampilan bagi Warga Binaan

KORANBANTEN.COM-Dalam upaya memperkuat program pembinaan kemandirian warga binaan, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon melakukan kunjungan koordinasi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon pada Senin (13/7/2026). Pertemuan yang berlangsung di Gedung Kegiatan Kerja Lapas ini menjadi langkah awal dalam mematangkan pelaksanaan program pelatihan keterampilan yang akan diberikan kepada warga binaan pada tahun 2026.

Kunjungan dipimpin oleh Kepala UPTD Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon, Irham Hafrizal, beserta jajaran. Dalam kesempatan tersebut, Irham Hafrizal menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi terkait pelaksanaan pembinaan kemandirian warga binaan melalui program pelatihan keterampilan dan pemberdayaan sumber daya manusia, sebagai bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas serta kesiapan warga binaan untuk kembali berperan di tengah masyarakat.

Bacaan Lainnya

Rombongan Disnaker Kota Cilegon disambut oleh jajaran Lapas Kelas IIA Cilegon yang diwakili oleh Endi Suhaendi dan Ade Irawan Sutrisno. Keduanya menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut serta mengucapkan terima kasih atas sinergi yang terus terjalin antara Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon dan Lapas Kelas IIA Cilegon dalam mendukung pembinaan warga binaan.

Dalam pembahasan tersebut, Disnaker Kota Cilegon menginformasikan bahwa pelaksanaan pelatihan bagi warga binaan akan segera direalisasikan sesuai dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah disepakati kedua belah pihak. Program pelatihan dirancang dengan alokasi waktu antara 50 hingga 60 jam pelajaran, sehingga diharapkan mampu memberikan kompetensi keterampilan yang lebih optimal dan dapat menjadi bekal bagi warga binaan setelah menyelesaikan masa pidananya.

Melalui kolaborasi ini, Lapas Kelas IIA Cilegon terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada aspek pembinaan kepribadian, tetapi juga pada peningkatan keterampilan dan kemandirian warga binaan. Sinergi dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon diharapkan mampu menciptakan peluang yang lebih besar bagi warga binaan untuk memiliki keahlian, meningkatkan daya saing, serta membuka kesempatan kerja maupun usaha setelah kembali ke lingkungan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Dokumentasi kegiatan beserta laporan pelaksanaan selanjutnya akan disampaikan kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan.(Red).

Pos terkait